Hashim Djojohadikusumo Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa, Soroti Peran Perempuan Kawal Program Pemerintah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan dan pengukuhan jajaran DPP, DPD) dan DPC Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Foto: istimewa)

Pelantikan dan pengukuhan jajaran DPP, DPD) dan DPC Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Utusan Khusus Presiden RI yang juga Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim S. Djojohadikusumo, melantik dan mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia. Pelantikan digelar di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Pelantikan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera” dan menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa sekaligus mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang dibentuk untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pengawasan program pemerintah, serta penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Ella Nurlaela Tubagoes resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa bersama jajaran pengurus tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Jaksa Agung RI, sejumlah menteri dan wakil menteri, komisaris serta direksi BUMN, kepala daerah, hingga tamu undangan lainnya.

Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Gubernur Maluku Sherly Tjoanda Laos yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.

Prosesi pelantikan diawali dengan pertunjukan tari tradisional, dilanjutkan pembacaan surat keputusan dan susunan pengurus oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana.

Selanjutnya, Hashim bersama Prof. Dr. Reda Manthovani memimpin pengukuhan pengurus Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Hashim mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan desa, terutama saat berbagai program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran mulai dijalankan.

Baca Juga:  PDBN Gelar Rembuk Bintoro, Dorong Solusi Nyata bagi Demak

Menurutnya, sejumlah program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan serta pengawasan bersama agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan.

“Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan menumbuhkan kesehatan anak-anak di desa-desa. Namun, jika pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” ujar Hashim.

Ia menegaskan keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan.

“Program yang tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” katanya.

Baca Juga:  Imigrasi Denpasar Deportasi WN AS Usai Bebas dari Lapas Bangli

PKS ABPEDNAS dan SMSI 

Usai pelantikan, ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Penandatanganan dilakukan Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama dan Ketua Umum SMSI Firdaus.

Kerja sama itu bertujuan memperkuat publikasi, edukasi, dan penyebarluasan informasi mengenai program pembangunan desa.

Salah satu poin kesepakatan ialah dukungan terhadap program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) serta pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa di berbagai kabupaten dan kota.

Melalui kolaborasi tersebut, ABPEDNAS dan SMSI berharap sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), media massa, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(red)

Berita Terkait

OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng
Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak
Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun
Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
PTPN IV PalmCo Perkuat Tata Kelola Lewat Sertifikasi Keberlanjutan
PDBN Gelar Rembuk Bintoro, Dorong Solusi Nyata bagi Demak

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:50 WIB

OTT KPK di Klaten, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Hamenang dan Kepala BPK Jateng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, Warga Dievakuasi, 5 Ruko Rusak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Martha Tilaar, Pendiri Merek Kosmetik Nasional, Meninggal Dunia dalam Usia 89 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Perketat Pengawasan, 10 WNA Dideportasi dari Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, 14 Orang Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB