Denpasar, Mercinews.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda tewas setelah diserang di sebuah vila di kawasan Kuta Utara, Bali. Polisi saat ini memburu dua WNA Brasil yang diduga sebagai pelaku dalam kasus tersebut.
Korban diketahui bernama Rene Pouw (49), yang tinggal sementara di wilayah Kerobokan. Peristiwa terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA di Villa Amira No. 1, Banjar Anyar Kelod.
Dalam keterangan pers, Minggu (29/3/2026), Ditreskrimum Polda Bali mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, korban saat itu baru tiba di vila bersama seorang perempuan. Di sekitar lokasi, terlihat dua pria mencurigakan yang diduga telah mengintai korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika korban hendak masuk ke dalam vila, kedua pelaku langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam. Salah satu pelaku bahkan sempat mengejar perempuan yang bersama korban, hingga saksi tersebut melarikan diri untuk menyelamatkan diri.
Pelaku kemudian terus menyerang korban di area sekitar vila sebelum akhirnya melarikan diri. Korban ditemukan dalam kondisi luka parah dan dinyatakan meninggal dunia.
Kepolisian menyebut dua terduga pelaku berinisial Darlan Bruno Lima San Ana (36) dan Kal Hyorran (29), keduanya warga negara Brasil. Saat ini, keduanya telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor yang diduga digunakan pelaku serta bagian senjata tajam.
Penyidik menduga aksi tersebut telah direncanakan, mengingat adanya indikasi pemantauan terhadap korban sebelum kejadian.
Polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis terkait penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.
Polda Bali menyatakan masih terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku, termasuk membuka kemungkinan kerja sama dengan aparat penegak hukum internasional untuk mempercepat penangkapan.
Polisi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari dan di lingkungan yang minim penerangan.(red)






