Jakarta Terasa Lebih Gerah, Ini Penjelasan BMKG

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mengungkapkan penyebab cuaca di Jakarta dan sekitarnya terasa lebih gerah dalam beberapa hari terakhir. (Foto: Dok. Mercinews.com)

BMKG mengungkapkan penyebab cuaca di Jakarta dan sekitarnya terasa lebih gerah dalam beberapa hari terakhir. (Foto: Dok. Mercinews.com)

Jakarta, Mercinews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab cuaca di Jakarta dan sekitarnya terasa lebih gerah dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi cuaca di Jakarta dan sekitarnya tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir September 2026 seiring berlangsungnya musim kemarau dan pergerakan posisi matahari di atas wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, peningkatan suhu yang dirasakan masyarakat dipengaruhi fenomena kulminasi matahari, yakni ketika posisi matahari berada tepat atau hampir tepat di atas suatu wilayah.

“Mengenai temperatur di DKI Jakarta itu akan terasa lebih sumuk karena sekitar bulan September akhir hingga Oktober, posisi matahari itu persis melintas di sekitar wilayah atasnya Pulau Jawa,” ujar Ardhasena dalam keterangan pers, dikutip Kamis (11/6/2026).

Menurut BMKG, Jakarta akan mengalami karakteristik musim kemarau dengan kondisi udara yang lebih kering dan tingkat kelembapan yang relatif rendah selama Juli hingga Agustus.

Kondisi tersebut membuat suhu udara pada siang hari terasa lebih panas dibandingkan biasanya.

Baca Juga:  Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG

Fenomena El Nino yang terjadi tahun ini juga diperkirakan memperpanjang durasi musim kemarau di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

BMKG mencatat sebagian wilayah Jakarta telah memasuki musim kemarau lebih awal. Jakarta Utara mulai memasuki musim kemarau sejak Mei 2026, sedangkan Jakarta Selatan menyusul pada Juni.

Selain memengaruhi suhu udara, musim kemarau yang berlangsung lebih panjang juga berpotensi menurunkan kualitas udara.

Baca Juga:  Puncak Arus Balik 24 Maret Capai 256 Ribu Kendaraan, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Minimnya curah hujan membuat proses pembersihan alami polutan di atmosfer berkurang sehingga partikel pencemar dari aktivitas transportasi dan industri lebih mudah terakumulasi.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama musim kemarau, memperbanyak konsumsi air putih, serta membatasi aktivitas luar ruangan pada saat suhu udara sedang tinggi.

Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama periode musim kemarau.(red)

Berita Terkait

Tanggapi Tulisan soal Gontor dan Prabowo, Gugun Gumilar: Narasi Menyesatkan
Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan
Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda
Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos
Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026
WNA Belanda Ngamuk di Hotel dan Kantor Imigrasi Berakhir di Rudenim Denpasar
Rapat Komisi A DPRD DKI, Kevin Wu Soroti Pembangunan Lapangan Padel di Kembangan
MA Minta Masyarakat Waspada Penipuan, Pelaku Klaim Bisa Atur Putusan Perkara 

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:28 WIB

Tanggapi Tulisan soal Gontor dan Prabowo, Gugun Gumilar: Narasi Menyesatkan

Jumat, 25 September 2026 - 21:14 WIB

Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan

Jumat, 25 September 2026 - 14:58 WIB

Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda

Kamis, 24 September 2026 - 18:32 WIB

Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos

Rabu, 23 September 2026 - 12:49 WIB

Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026

Berita Terbaru