Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus PDI Perjuangan menyambangi Kantor Fretilin, Dili, Timor Leste, Kamis (4/6/2026). (Foto: Dok. PDIP)

Pengurus PDI Perjuangan menyambangi Kantor Fretilin, Dili, Timor Leste, Kamis (4/6/2026). (Foto: Dok. PDIP)

Dili, Mercinews.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bertemu dengan Sekjen Fretilin Mari Alkatiri di Kantor Fretilin, Dili, Timor Leste, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan membahas hubungan kedua negara, demokrasi, serta warisan pemikiran Presiden pertama RI Soekarno.

Hasto hadir bersama Andreas H. Pareira, Andi Widjajanto dan Hanjaya Setiawan. Obrolan kedua tokoh partai tersebut juga mengalir dari pengalaman politik hingga sejarah hubungan Indonesia-Timor Leste.

Dalam pertemuan itu, Mari Alkatiri mengenang pengaruh Bung Karno dalam perjalanan politiknya. Ia menyebut pidato Soekarno banyak memberi inspirasi sejak masa muda.

“Pidato Bung Karno menggelorakan semangat saya saat muda,” ujar Alkatiri.

Hasto menilai nilai-nilai seperti kesetaraan, kemanusiaan, dan keadilan sosial yang dipegang PDIP juga memiliki kesamaan dengan Fretilin.

Ia menyebut kedua pihak dipersatukan oleh nilai kebangsaan.

“Semua perbedaan disatukan oleh falsafah Pancasila,” kata Hasto.

Baca Juga:  Hasto PDIP: Keakraban Prabowo dan Megawati Energi Positif untuk Persatuan Bangsa

Anggota delegasi PDIP, Andreas H. Pareira, menambahkan, Indonesia dan Timor Leste merupakan dua bangsa yang memiliki hubungan persaudaraan.

Ia menilai batas negara tidak seharusnya memisahkan hubungan kedua negara.

Sementara itu, Andi Widjajanto menyebut transformasi hubungan Indonesia dan Timor Leste dari masa konflik menjadi hubungan diplomatik yang baik menjadi contoh penting di tingkat internasional.

Ia juga menyinggung pernyataan Presiden José Ramos-Horta yang menilai kemerdekaan Timor Leste tidak terlepas dari dinamika hubungan dengan Indonesia.

Baca Juga:  Kevin Wu: Penggerebekan Sindikat Judol di Hayam Wuruk Jadi Alarm Keras untuk Jakarta

Dalam kesempatan itu, dibahas pula kerja sama kedua negara, termasuk bidang ekonomi, pendidikan, dan pertukaran antargenerasi.

Kunjungan Hasto ini juga jadi pemanasan kecil sebelum Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyambangi Timor Leste pada Juli 2026 mendatang.

“Pertemuan dua partai, tapi rasanya seperti dua saudara lama yang akhirnya duduk ngopi bareng lagi,” tutur Hasto.(red)

Berita Terkait

Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi
Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Dimulai, Proses Bandara Dipangkas 45 Menit
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Beri Catatan Evaluasi setelah Jalani Haji Reguler
Stafsus Menag Gugun Gumilar: Tidak Ada Sunni-Syiah, Kita Semua Saudara
Habis Cerai Malah Ribut Anak, Kuasa Hukum Sarwendah Buka Suara: Tak Ada Campur Tangan Siapapun

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:56 WIB

Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:49 WIB

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:38 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan

Berita Terbaru