Pertama dalam Sejarah, Perwira TNI AD Achmad Fikri Bawa Pulang Magister dari Lemhannas Yordania

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe. (Foto: Dok. Dispenad)

Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe. (Foto: Dok. Dispenad)

Amman, Mercinewscom – Tepuk tangan menggema di aula Royal Jordanian National Defence College, Amman, Yordania pada Senin (15/6/2026) waktu setempat. Di antara 146 wisudawan dari 13 negara, nama Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe disebut. Ia berdiri tegap, menerima ijazah dari Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik Raja Abdullah II.

Dilansir Mercinews.com dari keterangan Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), Selasa (16/6/2026), momen itu jadi sejarah. Untuk pertama kalinya, prajurit TNI menyelesaikan pendidikan di RJNDC, lembaga setingkat Lemhannas milik Yordania.

Tak hanya lulus, Achmad Fikri Dalimunthe meraih predikat Excellent dan menyandang gelar Master in Management and Strategic Studies. Ia juga mengantongi Postgraduate Diploma in National Resource Management and Military Sciences.

Sejak 29 Juni 2025, Achmad Fikri Dalimunthe meninggalkan tanah air. Selama satu tahun ia belajar bersama 75 perwira Yordania dan 69 perwira dari Arab Saudi, Kuwait, UEA, Oman, Mesir, Bahrain, Maroko, Pakistan, AS, Jerman, Nigeria hingga Tanzania.

Tak semua peserta mengambil jalur magister. Dari 146 orang, hanya 70 yang menempuh program akademik. Achmad Fikri salah satunya.

Ia bergulat dengan isu keamanan nasional, geopolitik, geostrategi, hingga perumusan kebijakan di level paling tinggi.

Baca Juga:  Satu Prajurit Kostrad Tewas Baku Tembak dengan KKB di Nduga Papua

“Rasanya campur aduk. Bangga, haru, sekaligus merasa tanggung jawabnya besar,” kata Achmad Fikri usai wisuda.

Di barisan tamu, Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, ikut menyaksikan.

Bukan Sekadar Gelar

Bagi TNI AD, capaian ini bukan sekadar tambahan gelar. Ini bukti prajurit Indonesia mampu bersaing di forum strategis dunia. RJNDC dulunya bernama Royal Jordanian War College, tempat para calon pemimpin sipil dan militer Yordania digembleng.

Bekal ilmu dari Amman akan dibawa pulang. Tentang cara membaca tantangan keamanan yang makin rumit, mengelola sumber daya nasional, sampai membangun jejaring pertahanan antarnegara.

Baca Juga:  Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Pakar Dorong Penguatan Sistem Keselamatan Pelayaran

“Saya hanya menjalankan tugas. Tapi semoga ini jadi jalan untuk anak-anak muda TNI lain. Bahwa kita bisa, bahwa dunia mengakui kualitas kita,” ucap perwira asal Indonesia itu pelan.

Harumkan Nama Bangsa

Langit Amman sore itu cerah. Setahun sebelumnya, Achmad Fikri datang dengan koper dan harapan.

Kini ia pulang membawa ijazah, pengalaman dan catatan sejarah sebagai prajurit TNI pertama yang lulus dari Lemhannas Yordania.

Di pundaknya, ada amanah baru. Ilmu dari negeri para raja itu akan diuji di tanah air, untuk memperkuat pertahanan dan menjaga nama Indonesia di mata dunia.(red)

Berita Terkait

Al-Khairiyah Siap Gelar Muktamar XI, Teguhkan Tiga Prinsip Landasan Perjuangan
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran, Sejumlah Kapolda Bergeser
Rotasi Pati di Mabes Polri Dinilai Jadi Bagian dari Upaya Bersih-bersih
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Ma’azat Minta Menlu Baru Perkuat Diplomasi untuk Palestina
Rudenim Denpasar Catat Deteni Naik 76,92 Persen, Ini Kendala Deportasi WNA
Suyudi Ario Seto Disetujui Komisi III DPR sebagai Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo 
WNA Rusia Dideportasi Imigrasi Denpasar Setelah Overstay 820 Hari
Kemenag dan PGPI Bahas Peran Gereja dalam Menjaga Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Al-Khairiyah Siap Gelar Muktamar XI, Teguhkan Tiga Prinsip Landasan Perjuangan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi Besar-besaran, Sejumlah Kapolda Bergeser

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Rotasi Pati di Mabes Polri Dinilai Jadi Bagian dari Upaya Bersih-bersih

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Ma’azat Minta Menlu Baru Perkuat Diplomasi untuk Palestina

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:33 WIB

Rudenim Denpasar Catat Deteni Naik 76,92 Persen, Ini Kendala Deportasi WNA

Berita Terbaru

Ilustrasi

Teknologi

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:17 WIB