Usai Dibui 4 Bulan, Imigrasi Ponorogo Deportasi WNA Malaysia Pelanggar Keimigrasian

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Kanim Ponorogo

Foto: Dok. Kanim Ponorogo

Surabaya, Mercinews.com – Kantor Imigrasi Ponorogo mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial MZ setelah menyelesaikan hukuman penjara selama empat bulan atas pelanggaran keimigrasian di Indonesia. Deportasi dilakukan pada Sabtu (13/6/2026) melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Siaran pers Imigrasi Ponorogo Minggu (14/6/2026) menyebutkan, MZ sebelumnya menjalani masa pidana berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Pacitan setelah terbukti berada di wilayah Indonesia tanpa dokumen perjalanan dan visa yang sah serta masih berlaku.

Kasus ini bermula pada 9 Januari 2026 ketika tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Ponorogo menerima informasi dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

Saat itu, seorang warga negara Malaysia diketahui mengajukan pendaftaran pernikahan dengan seorang warga negara Indonesia (WNI) menggunakan paspor yang telah habis masa berlakunya.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Imigrasi Ponorogo. Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana keimigrasian sehingga perkara tersebut ditangani oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Imigrasi Ponorogo.

Dalam proses penyidikan, petugas memperoleh bukti yang cukup bahwa MZ melanggar Pasal 119 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Pasal tersebut mengatur mengenai orang asing yang masuk dan/atau berada di wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen perjalanan dan visa yang sah dan masih berlaku.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Buronan Interpol Asal Rumania

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan, pada 8 April 2026 PPNS Kantor Imigrasi Ponorogo menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum untuk proses hukum lebih lanjut.

Perkara tersebut kemudian disidangkan di PN Pacitan pada 20 Mei 2026 dengan mekanisme pemeriksaan singkat. Dalam persidangan, hakim menyatakan MZ terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama empat bulan berdasarkan Putusan Nomor 11/Pid.Sus/2026/PN Pct.

Setelah menyelesaikan masa pidananya di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pacitan pada 13 Juni 2026, MZ langsung dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan penangkalan.

Proses deportasi dilakukan oleh tim Inteldakim Kantor Imigrasi Ponorogo melalui Bandara Internasional Juanda menggunakan maskapai AirAsia dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia.

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Satu Keluarga WNA Irak Masuk RI dengan Paspor Belgia Palsu

Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, mengatakan, tindakan deportasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum keimigrasian terhadap warga negara asing yang melanggar ketentuan selama berada di Indonesia.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum keimigrasian. Kantor Imigrasi Ponorogo akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan instansi terkait untuk mencegah pelanggaran keimigrasian guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara,” ujar Anggoro.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing akan terus ditingkatkan guna memastikan seluruh aturan keimigrasian dipatuhi serta menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Indonesia.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa
Undana Selidiki Kasus Mahasiswi Viral soal Ujian Skripsi
PTPN IV PalmCo Bangun Kolaborasi dengan Pemprov Sumbar untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:55 WIB

Undana Selidiki Kasus Mahasiswi Viral soal Ujian Skripsi

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:45 WIB

PTPN IV PalmCo Bangun Kolaborasi dengan Pemprov Sumbar untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Berita Terbaru