Warga Korban Kebakaran Depo Pertamina Tolak Wacana Relokasi Jokowi

Rabu, 8 Maret 2023 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Warga Tanah Merah menolak soal wacana pemerintah tentang relokasi warga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Setidaknya, dua RW terkena dampak dari kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang juga menelan belasan korban jiwa dan puluhan luka-luka.

Salah seorang warga RW 9, Aprilia (36) mengatakan, tidak ingin pindah lantaran relokasi bukan jalan keluar terbaik bagi dia pribadi dan warga lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang mayoritas, kata April, berprofesi sebagai pemulung juga keberatan lantaran jika mereka direlokasi ke rumah susun, bakal kesulitan dalam membayar sewa bulanan.

“Kalau di sini kan para warga profesinya mulung. Bayar sewanya gimana? Kalo kontrakan di sini kan cuma Rp300 ribu sebulan,” katanya, saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin (6/3/2023).

Baca Juga:  Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara Kebakaran

Selain sewa, sebagai pemulung juga banyak barang loak hasil pungutan di jalan seperti gelas dan botol plastik bekas yang dihimpun.

Dikhawatirkan, jika tinggal di runah susun tidak ada ruang untuk menyimpan itu semua.

“Kalau mereka habis mulung kan juga pasti bersihin gelas atau botol-botolnya. Kalau di sini masih ada tempat meski kecil tapi kalau di-rusunkan belum tentu ada,” ucapnya.

Senada dengan Aprilia, Maryani (40) juga tidak sepakat jika warga harus direlokasi buntut kebakaran Pertamina Plumpang.

Ia mengklaim sebagai pemilik sertifikat tanah secara sah, keberatan dengan wacana yang digulirkan oleh Predisen Joko Widodo.

Baca Juga:  Cindra Alami Gangguan Kesehatan Usai seminggu Hubungan Badan dengan Hasyim

“Ibaratkan tanah sebelah sinikan resmi karena kalau di sini orang-orangnya di sini pada gak mau dong (relokasi) kan ini tanah resmi kalau yang di dalam situ (Depo Pertamina) kan enggak, karena kami kan punya sertifikat tanah,” jelas Maryani.

Ia sendiri bingung jika harus dipaksa hengkang dari rumah yang ia tempati selama puluhan tahun ini.

Kalau di relokasi) gak tahu juga saya bingung juga,” kata dia.

Presiden Jokowi sebelumnya mengunjungi tempat pengungsian kebakaran Pertamina Plumpang. Dalam kunjungannya, Jokowi menganggap lokasi pemukiman warga dianggap berbahaya lantaran terlalu dekat dengan Depo Pertamina.

Jokowi juga mewacanakan 2 hal, agar kebakaran yang menelan belasan korban jiwa itu tidak kembali terulang.

Baca Juga:  Ada puluhan Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Dibawa ke RS Mulyasari

Dua wacana Jokowi yakni merelokasikan warga ke tempat yang lebih aman, atau memindahkan Depo Pertamina di pulau reklamasi.

Tidak bisa lagi ditinggali, tetapi harus ada solusinya. Bisa saja Plumpangnya digeser ke (pulau) reklamasi atau penduduknya yang digeser ke relokasi,” kata Jokowi, Minggu.

Diketahui, berdasar data sementara, jumlah korban tewas akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang mencapai 19 orang.

Tak hanya itu, puluhan orang juga mengalami luka-luka akibat kebakaran maut itu.

Kemudian, ada tiga orang yang dilaporkan masih dicari lantaran dinyatakan hilang saat kejadian nahas tersebut. Bahkan, ratusan warga pun terpaksa mengungsi di sejumlah posko.

 

(m/c)

Berita Terkait

Pengurus AMKI Ikut Program MK untuk Perkuat Literasi Konstitusi Jurnalis
Kejari Jakarta Utara Selamatkan Lebih dari Rp 108 Miliar Keuangan Negara Sepanjang 2025
Kasus Dugaan Perundungan di PIS Kelapa Gading, Sahala Siahaan: Jangan Perkeruh Situasi
Gerak Cepat PalmCo Peduli Sumatera: Akses Terbuka, Bantuan Terus Mengalir
PBNU Tegaskan Peran Syuriyah, Zulfa Mustofa Ditunjuk sebagai Pj Ketua Umum
Komisi I DPR RI Ajak Masyarakat Melek Regulasi Digital Lewat Webinar ‘Cakap Digital’
PalmCo Kirim 500 Ton Minyak Goreng untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatra
Kanwil Kemenkum Bali Gandeng Pengadilan Tinggi Denpasar, Persiapkan Pelatihan Paralegal

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:31 WIB

Pengurus AMKI Ikut Program MK untuk Perkuat Literasi Konstitusi Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:21 WIB

Kasus Dugaan Perundungan di PIS Kelapa Gading, Sahala Siahaan: Jangan Perkeruh Situasi

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:15 WIB

Gerak Cepat PalmCo Peduli Sumatera: Akses Terbuka, Bantuan Terus Mengalir

Rabu, 10 Desember 2025 - 04:48 WIB

PBNU Tegaskan Peran Syuriyah, Zulfa Mustofa Ditunjuk sebagai Pj Ketua Umum

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:59 WIB

Komisi I DPR RI Ajak Masyarakat Melek Regulasi Digital Lewat Webinar ‘Cakap Digital’

Berita Terbaru

Rukmana (Foto:Dok. Pribadi)

Opini

UKW: Ujian Kerendahan Hati Seorang Wartawan 

Selasa, 16 Des 2025 - 04:04 WIB

Petugas Gulkarmat sedang memadamkan api di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025).(Foto: istimewa)

Daerah

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Hanguskan Ratusan Kios

Senin, 15 Des 2025 - 21:50 WIB