Usut Kematian Dokter Mawar di Nabire, Polisi 6 Kali Olah TKP dan Periksa 28 Saksi

Jumat, 17 Maret 2023 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Polisi terus menyelidiki kasus kematian tak wajar dokter spesialis paru dr Mawartih Susanty atau Dokter Mawar di Nabire, Papua Tengah.

Bahkan, polisi sampai melakukan enam kali olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut penyebab korban meninggal.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, selain olah TKP, Polda Papua juga telah menggali keterangan 28 saksi.

Saat ini, Polda Papua telah melakukan olah TKP sebanyak enam kali dan ada memeriksa 28 saksi yang diambil keterangannya,” ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Kamis (16/3/2023).

Ramadhan menambahkan, polisi juga telah mengantongi sejumlah alat bukti. Hal ini diharapkan membuat perkara kematian dr Marwatih menjadi terang benderang.

Penyidik telah mengumpulkan bukti-bukti, salah satunya kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penemuan jenazah,” katanya.

Baca Juga:  JAM-Intel Gandeng Empat Operator Telekomunikasi, Perkuat Pertukaran Data untuk Penegakan Hukum

Di sisi lain, Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan telah mengautopsi jenazah dr Marwatih. Sementara hasilnya masih menunggu pemeriksaan di laboratorium forensik.

Sebelumnya, penemuan mayat dokter perempuan menggegerkan warga Kelurahan Siriwini, Nabire, Papua Tengah, Kamis (9/3/2023).

Korban diketahui seorang dokter spesialis paru yang ditemukan dalam kamar rumah dinasnya RSUD Nabire papua dengan kondisi mulut berbusa.

Baca Juga:  Hary Tanoe Polisikan Kanal YouTube, Terkait Penghinaan

Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kabar penemuan mayat tersebut

“Iya benar telah terjadi penemuan mayat seorang dokter spesialis berinisial dr M (47) pukul 19.00 WIT di rumah korban dengan alamat perumahan dokter, Kelurahan Siriwini,” ujar Kapolres, Kamis (9/3/2023)

(m/c)

Sumber: inews

Berita Terkait

Soroti Kasus HGB di ATR/BPN, Alexius Tantrajaya Dorong KPK Bongkar Jaringan Mafia Tanah
OTT KPK di ATR/BPN, Praktisi Hukum Soroti Celah Sistem dan Lemahnya Pengawasan
OTT KPK dan Pelajaran Pembenahan Sistem
Sidang Narkotika PN Denpasar, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Prosedur Penanganan Perkara
Ketua Komisi A DPRD Jateng Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Pemalang
Laporan Setahun Belum Jelas, Kuasa Hukum Hedy Soewito Minta Perlindungan Hukum Kapolri
MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:08 WIB

Soroti Kasus HGB di ATR/BPN, Alexius Tantrajaya Dorong KPK Bongkar Jaringan Mafia Tanah

Kamis, 17 September 2026 - 23:05 WIB

OTT KPK di ATR/BPN, Praktisi Hukum Soroti Celah Sistem dan Lemahnya Pengawasan

Rabu, 16 September 2026 - 00:17 WIB

OTT KPK dan Pelajaran Pembenahan Sistem

Kamis, 10 September 2026 - 22:39 WIB

Sidang Narkotika PN Denpasar, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Prosedur Penanganan Perkara

Selasa, 8 September 2026 - 14:39 WIB

Ketua Komisi A DPRD Jateng Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Pemalang

Berita Terbaru