Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia, Sempat dirawat di RSCM

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Wartawan senior dan tokoh perfilman Indonesia Salim Said meninggal dunia. Kabar itu menjadi duka bagi dunia pers dan perfilman Indonesia.

Dilansir dari Antara, Sabtu (18/5/2024), Prof Salim, yang juga mantan Duta Besar Duta Besar RI untuk Republik Ceko, meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Sabtu pukul 19.33 WIB.

Kabar meninggalnya Prof Salim Said dibenarkan istrinya, Herawaty, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang diterima sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu.

Rencananya jasad almarhum akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/5) siang.

“Rencananya di Tanah Kusir, ini malam tadi istrinya bicara sama saya di telepon Ibu Hera, itu dia (almarhum) segera dibawa pulang untuk disemayamkan di rumahnya di kompleks wartawan di Cipinang,” kata wartawan senior Ilham Bintang yang juga sahabat Salim Said, dilansir detikNews, Sabtu (18/5/2024).

Baca Juga:  Habib Rizieq Shihab Bebas Murni Hari Ini 10 Juni 2024

Ilham belum mengetahui pukul berapa jenazah dimakamkan. Namun, katanya, proses pemakaman akan dilakukan siang hari.

“Besok (Minggu) siang, jamnya belum tahu. Dikonfirmasi oleh Ibu Hera-nya,” kata dia.

Ilham menyebut sebelum meninggal dunia, Salim Said sempat dirawat di RSCM, Jakarta Pusat. Ilham juga sempat menjenguk Salim Said beberapa hari yang lalu.

“Beliau meninggal 19.33 WIB tadi di RSCM di Ruang HCU di Gedung A tiga hari lalu saya sempat besuk. Waktu saya datang ke sana udah 19 hari, ditambah 3 hari udah 21 hari, tiga minggulah,” katanya.

Baca Juga:  Ini Alasan Polisi Bubarkan Massa Konvoi tarhib Ramadhan di Petamburan

Ilham menyebut Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Ilham pun mengenang sudah lama bersahabat dengan Salim.

“Ini sahabat saya ini, senior saya, guru saya sekaligus. Dia sudah jadi nama besar sebagai wartawan. Pernah sama-sama di panitia festival film.

Bangsa Indonesia kehilangan lagi putra terbaiknya, bukan hanya di pers, di film, sebagai akademisi, pengamat militer juga,” katanya. (*)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB