PKS Dukung Prabowo ke PBB: Saatnya Indonesia Tegaskan Posisi Global

Senin, 22 September 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A.(Foto: istimewa)

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A.(Foto: istimewa)

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan dukungan terhadap kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 23 September 2025. Bagi PKS, kunjungan ini merupakan kesempatan penting bagi Indonesia untuk menegaskan posisi globalnya dan memperkuat peran strategis dalam percaturan geopolitik dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/9). Ia menyebut Sidang Umum PBB sebagai panggung tertinggi dalam diplomasi multilateral yang dapat dimanfaatkan Indonesia untuk menyuarakan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan solidaritas global.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Minta Hilirisasi Pertanian, PalmCo Siap Garap Gambir

“Sidang Umum PBB menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan, terutama dalam menyuarakan isu-isu Global South. Kami dari Fraksi PKS mendukung penuh agar Presiden Prabowo menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan perjuangan Palestina, mendorong reformasi tatanan dunia, dan memperjuangkan keadilan global,” ujar Syahrul Aidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Ketua Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri DPP PKS, Syahrul menegaskan bahwa Indonesia memiliki legitimasi moral untuk menjadi juru bicara negara-negara berkembang, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, dan konflik geopolitik.

Selain menghadiri sidang PBB, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan kunjungan lanjutan ke Kanada dan Belanda. Menurut Syahrul, lawatan tersebut penting untuk mempererat kerja sama bilateral di berbagai sektor, seperti ekonomi hijau, pendidikan, teknologi, dan pertahanan.

Baca Juga:  Idul Adha 1447 H, Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Prancis

“Kami mendorong agar kunjungan ini tak sekadar seremonial, tetapi menghasilkan kesepakatan konkret yang bisa mendukung penguatan UMKM, transisi energi, serta transfer teknologi bagi Indonesia,” tegasnya.

Syahrul juga menyoroti rencana singgahnya Presiden Prabowo ke Osaka, Jepang, untuk meninjau Paviliun Indonesia di Expo 2025. Ia menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi penguatan soft power Indonesia dan promosi potensi ekonomi nasional di panggung dunia.

“Kehadiran Indonesia dalam ajang seperti Expo 2025 penting untuk membangun citra positif bangsa, sekaligus membuka peluang perdagangan dan investasi global yang bermanfaat langsung bagi rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Resmi Lantik Raffi Ahmad Jadi Utusan Khusus Presiden

Sebagai legislator yang membidangi hubungan luar negeri, Syahrul Aidi menegaskan bahwa Fraksi PKS akan terus memberikan dukungan kritis terhadap kebijakan diplomasi luar negeri. Menurutnya, kebijakan tersebut harus sejalan dengan prinsip politik bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa diplomasi yang dijalankan bukan hanya mencitrakan, tetapi juga menghasilkan. Presiden Prabowo harus tampil sebagai negarawan dunia, dan setiap langkah luar negeri harus bermuara pada kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Anugerah Dewan Pers 2026, Ini Daftar Lengkap Penerima Penghargaan
Nusron Wahid Bisa Dijerat Pasal 21 UU Tipikor jika Terbukti Menghalangi Penyidikan KPK 
Gugun Gumilar Terima PIKI Awards 2026, Tegaskan Kebebasan Beribadah Amanat Konstitusi
Alexius Tantrajaya: Penghapusan Unsur Kerugian Negara Berisiko Lemahkan Pemberantasan Korupsi
Gubernur Lemhannas Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045
LPSK: Restitusi untuk 5.102 Korban Dana Syariah Indonesia Sebesar Rp 1,07 Triliun
Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Anugerah Dewan Pers 2026, Ini Daftar Lengkap Penerima Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Nusron Wahid Bisa Dijerat Pasal 21 UU Tipikor jika Terbukti Menghalangi Penyidikan KPK 

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Gugun Gumilar Terima PIKI Awards 2026, Tegaskan Kebebasan Beribadah Amanat Konstitusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Alexius Tantrajaya: Penghapusan Unsur Kerugian Negara Berisiko Lemahkan Pemberantasan Korupsi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Gubernur Lemhannas Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

Konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar terkait pengamanan empat warga negara asing (WNA) dalam patroli keimigrasian pada 28-29 Oktober 2026 di Kantor Imigrasi Denpasar, Senin (2/11/2026). (Foto: istimewa)

Berita

Patroli Keimigrasian, Imigrasi Denpasar Amankan Empat WNA

Senin, 2 Nov 2026 - 19:49 WIB