SPBE di Cimuning Meledak, Belasan Orang Terluka, Permukiman Warga Rusak Berat

Kamis, 2 April 2026 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBE dan Permukiman warga di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (1/4/2026) malam.(Foto: Fad/Mercinews.com)

SPBE dan Permukiman warga di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (1/4/2026) malam.(Foto: Fad/Mercinews.com)

Bekasi, Mercinews.com – Insiden kebakaran disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam, meninggalkan dampak luas bagi warga sekitar.

Peristiwa ledakan di SPBE Cimuning tersebut tidak hanya memicu kepanikan, tetapi juga mengakibatkan belasan korban luka serta kerusakan pada sejumlah bangunan di kawasan permukiman.

Berdasarkan data sementara dari kepolisian, jumlah korban terdampak ledakan SPBE Cimuning mencapai 17 orang. Dari jumlah tersebut, beberapa korban dilaporkan mengalami luka bakar serius hingga lebih dari 50 persen dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi korban di rumah sakit.

Ia menyebut sebagian korban sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan, meskipun sejumlah lainnya masih membutuhkan penanganan medis lanjutan.

“Kami turut prihatin atas kejadian ini dan berharap seluruh korban segera pulih,” ujarnya di Bekasi, Kamis (2/4/2026).

Mayoritas korban merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi SPBE, sementara dua korban lainnya diketahui merupakan pekerja di area tersebut. Kedekatan antara fasilitas pengisian gas dengan permukiman diduga memperbesar dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga:  Semarakkan Ramadan dan HUT ke-29, DPRD Kota Bekasi Bagikan Takjil Gratis

Selain korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah tinggal, kontrakan, kios, hingga fasilitas umum di sekitar lokasi.

Beberapa kendaraan yang berada di area SPBE saat kejadian turut mengalami kerusakan. Hingga kini, total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dilibatkan guna mendalami sumber ledakan, termasuk kemungkinan adanya kebocoran gas yang memicu api.

Baca Juga:  Radian Azhar Klarifikasi Isu Kepengurusan Partai, Tegaskan Fokus di Dewan Kota Penjaringan

Dari keterangan saksi, kebocoran gas diduga menyebar ke area jalan sebelum akhirnya tersulut dan menimbulkan ledakan.

Kondisi angin saat kejadian disebut turut mempercepat penyebaran api ke arah permukiman warga, sehingga memperparah dampak yang ditimbulkan.

“Kami masih mendalami keterangan para saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara masih terkait kebocoran gas, namun penyebab pastinya menunggu hasil pemeriksaan Labfor,” kata Kusumo.(red)

Berita Terkait

Tanggapi Tulisan soal Gontor dan Prabowo, Gugun Gumilar: Narasi Menyesatkan
Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan
Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda
Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos
Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026
WNA Belanda Ngamuk di Hotel dan Kantor Imigrasi Berakhir di Rudenim Denpasar
Rapat Komisi A DPRD DKI, Kevin Wu Soroti Pembangunan Lapangan Padel di Kembangan
MA Minta Masyarakat Waspada Penipuan, Pelaku Klaim Bisa Atur Putusan Perkara 

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 14:28 WIB

Tanggapi Tulisan soal Gontor dan Prabowo, Gugun Gumilar: Narasi Menyesatkan

Jumat, 25 September 2026 - 21:14 WIB

Silaturahmi dengan KSP Dudung Abdurachman, MASDA Jabar Bahas Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan

Jumat, 25 September 2026 - 14:58 WIB

Bawa Kokain dalam Paspor, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan WNA Berkewarganegaraan Ganda

Kamis, 24 September 2026 - 18:32 WIB

Soroti Kasus Pengeroyokan Siswa di Banda Aceh, Muhammad Zubir: Jangan Hakimi Anak di Medsos

Rabu, 23 September 2026 - 12:49 WIB

Perkuat Kemitraan Media Indonesia-Taiwan, TETO Raih Sudut Pandang Award 2026

Berita Terbaru