Siapa Jonathan Latumahina ayah dari David, Petinggi GP Ansor Dekat dengan Menteri Agama

Jumat, 24 Februari 2023 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Jonathan Latumahina, salah satu petinggi Pengurus Pusat (PP) GP Ansor mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan terhadap putranya, David.

Diketahui, david dikeroyok oleh Mario Dandy Satrio, sopir dari mobil Jeep Rubicon yang merupakan anak seorang pejabat pajak yang bernama Rafael Alun Trisambodo pada Senin (20/2/2023) malam. Ketahui bisnis dan kekayaan Jonathan Latumahina ayah David.

Mario Dandy bersama dengan beberapa rekannya menyekap David dan membawa ke sebuah gang gelap di Komplek Grand Permata Boulevard, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di situ, David menerima perlakuan yang tidak mengenakkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Profil Jonathan Latumahina

Nama Jonathan Latumahina mencuat di publik. Warganet kini mulai menggali informasi tentang dirinya, termasuk bisnis dan kekayaannya.

Jonathan Latumahina merupakan salah satu tokoh penting yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Ansor di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Ia berada di bawah pimpinan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

Baca Juga:  Tito Karnavian ungkap pasokan senjata KKB Papua dari Filipina, Papua Nugini, dan Ambon

GP Ansor sendiri adalah salah satu Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang bergerak di dalam bidang kepemudaan dan kemasyarakatan Indonesia. Walaupun mempunyai wajah tegas dan bertato, ayah dari David tersebut sangatlah agamis.

Hal ini diketahui dia sering membagikan sejumlaj aktifitas dan foto tentang kegiatan keagamaan.

Seperti saat mengadakan pengajian akbar, bertemu dengan ulama dan kegiatan GP Ansor di masjid.

Jonathan juga memiliki beberapa akun sosial media di Twitter dengan nama @seekixsuck dan TikTok @qirmr.25. Hingga artikel ini tayang masih banyak warganet yang memberikan ucapan semangat dan simpati baik itu di akun Twitter maupun Facebook ayah dari David.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti bisnis yang dijalankan, serta berapa besar harta kekayaan yang dimiliki oleh Jonathan Latumahina sebagai ayah David.

Namun sosok Jonathan dikenal sebagai pria kaya, terpandang, serta banyak dikagumi orang. Dirinya aktif di beberapa media sosial dan kerap membagikan kegiatan GP Ansor.

Baca Juga:  Jokowi: pembangunan IKN sudah dimulai, Rencana upacara 17 Agustus 2024 di IKN Baru

Mario Dandy Satrio penganiaya David sendiri merupakan anak dari Rafael Alun Trisambodo. Seperti yang dikatahui, Rafael Alun Trisambodo adalah seorang pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sebagai pejabat pajak, ia memiliki harta kekayaan yang terbilang sangat fantastis.

Kasus penganiayaan ini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan. Penyidik akan berfokus untuk menangani perkara terkait tindak pidana penganiayaan tersebut. Petugas juga menjamin proses hukum akan terus berjalan hingga tuntas.

Terbaru, polisi tengah menerapkan sanksi tilang terhadap pelaku, Mario Dandy Satriyo yang mengendarai Jeep Rubicon dengan nomor polisi bodong. Mario kedapatan memasang plat nomor B 2571 PBP, sedangkan di STNK nomor sebenarnya yaitu B 2571 PBP.

Rubicon pelat palsu, pajak menunggak

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan Jeep Rubicon yang digunakan oleh Mario saat mendatangi David menggunakan pelat palsu.

Baca Juga:  AG Pacar Mario Ancam Tembak dan ngadu ke Brimob Jika David Tak Temui Dirinya

David bersama dua orang temannya mendatangi David menggunakan Rubicon dengan pelat nomor B 120 DEN.

Sementara menurut Ade, pelat nomor asli Rubicon tersebut B 2571 PBP, yang dimana plat asli itu juga ditemukan di dalam mobil dan turut disita menjadi barang bukti.

Selain itu, ditelusuri dari laman Samsat Jakarta, kendaraan dengan pelat nomor B 2571 PBP itu terdaftar atas model Jeep Wrangler 3.6 AT.

Mobil ini ditaksir memiliki nilai jual Rp318 juta dan pajak tahunan sebesar Rp6.678.000. Namun, karena berstatus ‘Masa Pajak Habis’, maka beserta denda besaran pajaknya menjadi Rp6.989.600.

Sementara, masa berlaku STNK tertulis hingga 4 Februari 2026 dan jatuh tempo pajak pada 4 Februari 2023.

(*)

Berita Terkait

PBNU tegaskan larangan kerja sama dengan lembaga terafiliasi Israel
Usai kalah Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon
Gus Yahya Minta Maaf terkait 5 Aktivis NU Temui Presiden Israel Isaac Herzog
Pejuang subuh masjid raya pondok indah serahkan donasi kemanusiaan Gaza melalui MER-C
Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel
PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog
Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:30 WIB

PBNU tegaskan larangan kerja sama dengan lembaga terafiliasi Israel

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:58 WIB

Usai kalah Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:20 WIB

Gus Yahya Minta Maaf terkait 5 Aktivis NU Temui Presiden Israel Isaac Herzog

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:29 WIB

Pejuang subuh masjid raya pondok indah serahkan donasi kemanusiaan Gaza melalui MER-C

Senin, 15 Juli 2024 - 18:04 WIB

Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel

Berita Terbaru

Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim (kanan) bersama Anies Baswedan (tengah) di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/7/2024).  ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.

Politik

NasDem usung Anies Baswedan untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

Senin, 22 Jul 2024 - 22:23 WIB