Jakarta, Mercinews.com – Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar menyampaikan rasa syukur atas dilantiknya Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Siaran pers PB Mathla’ul Anwar, Sabtu (3/10) menyebutkan, pelantikan tersebut menjadi amanah baru bagi Dudung Abdurachman dalam menjalankan tugas kenegaraan sekaligus melanjutkan pengabdiannya bagi bangsa dan negara.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat kepada Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman atas amanah baru sebagai Menko Polkam. Semoga beliau senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Dr. KH Jazuli Juwaini, MA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PB Mathla’ul Anwar berharap Dudung Abdurachman dapat menjalankan tugas barunya serta memberikan kontribusi dalam menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan kebangsaan. Organisasi tersebut juga mendoakan agar lulusan Akmil 1988 kelahiran Bandung itu diberikan petunjuk, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanahnya.
Jazuli Juwaini mengungkapkan, hubungan Dudung Abdurachma dengan PB Mathla’ul Anwar sebelumnya telah terjalin sebelum pelantikan. Pada 23 September 2026, ia bersama jajaran pengurus PB Mathla’ul Anwar bersilaturahmi dengan Dudung yang saat itu masih menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari taaruf sekaligus pengenalan kepengurusan PB Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026-2031. Dalam pertemuan itu hadir Ketua Majelis Amanah PB Mathla’ul Anwar KH Embay Mulya Syarif, Ketua Majelis Fatwa Prof. Dr. KH E. Syibli Sarjaya, Sekretaris Jenderal H. Yanuar Arif Wibowo, serta Bendahara Umum H. Ulfi Khadafi.
“Dalam pertemuan tersebut, kami menyampaikan sejarah dan kiprah Mathla’ul Anwar yang berdiri sejak 1916 dengan fokus pada bidang pendidikan, dakwah dan sosial,” ungkapnya.
Ia menerangkan, organisasi tersebut memiliki sekitar 17 juta anggota dan simpatisan dengan kepengurusan yang tersebar di 28 provinsi serta jaringan di luar negeri. Data tersebut merupakan keterangan yang disampaikan oleh organisasi.
Salah satu agenda dalam pertemuan itu adalah permohonan kesediaan Dudung menjadi Ketua Dewan Penasihat Mathla’ul Anwar. Menurut Jazuli, ia menyatakan bersedia menerima amanah tersebut.
“Alhamdulillah, beliau berkenan dan menyatakan kesediaannya. Kami tentu sangat bahagia dan bersyukur,” ucap Jazuli.
Setelah Dudung dilantik sebagai Menko Polkam, PB Mathla’ul Anwar kembali menyampaikan doa agar ia dapat menjalankan tugas barunya dengan baik.
Organisasi tersebut juga berharap Dudung tetap dapat memberikan nasihat dan pemikiran bagi Mathla’ul Anwar dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasihat.
PB Mathla’ul Anwar juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang sah serta program pemerintah yang ditujukan bagi kepentingan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari sikap organisasi setelah Dudung mendapat amanah baru sebagai Menko Polkam.
Diketahui, Dudung dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam.
Sebelum menduduki posisi tersebut, Dudung menjabat sebagai KSP. Pelantikan sebagai Menko Polkam menempatkannya dalam posisi yang membidangi koordinasi urusan politik dan keamanan pemerintahan.(red)






