Ratusan Ribu Penerima Bansos Diduga Main Judi Online

Minggu, 20 Juli 2025 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sebanyak 603.999 penerima bantuan sosial (bansos) diduga terlibat dalam aktivitas judi online. Temuan ini merupakan hasil pemadanan data antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Hasil pemadanan data KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bansos dengan yang terindikasi terlibat judi online sejumlah 656.543 KPM. Dari data tersebut, telah dilakukan penunggalaan NIK sehingga menyisakan 603.999 KPM,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).

Baca Juga:  Imigrasi Ngurah Rai Deportasi WNA Belgia usai Video Lompat Tebing Pakai Motor Viral

Kemensos sebelumnya menyerahkan lebih dari 32 juta data penerima bansos, yang mencakup peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan Sembako, kepada PPATK untuk dilakukan pemeriksaan. Program-program ini menyasar keluarga berpenghasilan rendah agar dapat bertahan dalam tekanan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pengecekan, PPATK menemukan 656.543 keluarga yang memiliki transaksi mencurigakan berkaitan dengan judi online. Setelah dilakukan verifikasi dan penghapusan data ganda, tersisa 603.999 keluarga dengan NIK yang sah dan terindikasi aktif berjudi daring.

Baca Juga:  Dari Puncak Gunung Raung Relawan AWG Suarakan Solidaritas Palestina

Mensos menyatakan bahwa Kemensos telah menandai data tersebut dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penandaan ini penting untuk proses identifikasi dan evaluasi lebih lanjut, guna memastikan bansos diberikan kepada pihak yang benar-benar berhak.

“Dari total itu, sebanyak 228.048 keluarga tidak menerima bantuan pada triwulan kedua tahun ini. Sementara 375.951 keluarga lainnya masih menerima, dan akan menjadi perhatian khusus untuk evaluasi pada triwulan ketiga,” jelasnya.

Baca Juga:  Dengar Warga ngeluh Kesulitan Air Bertahun-tahun, Risma Tegur Kades di Aceh Utara

Langkah evaluasi ini, menurut Saifullah, bertujuan agar bantuan sosial yang diberikan pemerintah tidak disalahgunakan dan tetap menyasar warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperbaiki sistem penyaluran bansos agar lebih akurat dan tepat sasaran.(red)

Berita Terkait

Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk
BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis
Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’
Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama
Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan
Polda Metro Jaya Periksa Model AWS terkait Dugaan Korban Begal yang Viral di Media Sosial
Hendropriyono Tanggapi Amien Rais soal Teddy, Ingatkan Etika Berbahasa di Ruang Publik
Dua Begal Kurir Paket di Bandung Ditangkap, Pelaku Lainnya Masih Diburu Polisi

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:37 WIB

BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:39 WIB

Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:36 WIB

Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:10 WIB

Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan

Berita Terbaru