JAKARTA, MERCINEW.COM – Polda Metro Jaya memeriksa seorang model berinisial AWS terkait laporan dugaan korban begal di kawasan Jakarta Barat yang sempat viral di media sosial pada Sabtu (16/5/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami keterangan AWS atas peristiwa yang sebelumnya ramai diperbincangkan di ruang digital.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
“Iya, di Siber Polda Metro Jaya dalam rangka penjelasan yang bersangkutan,” kata Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Budi belum menjelaskan lebih lanjut mengenai jumlah pertanyaan yang diajukan maupun tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, AWS keluar dari ruang Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 20.27 WIB dengan mengenakan hoodie biru dan celana cokelat.
Saat dimintai keterangan wartawan, AWS tidak memberikan pernyataan.
Ia terlihat menangis sebelum meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah melakukan pendalaman terhadap AWS bersama Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Satres PPA PPO Jakarta Barat, dan Polsek Kebon Jeruk.
Pemeriksaan tersebut juga melibatkan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT P3A), tim psikologi, serta Dokkes Polda Metro Jaya.
Bukan Korban Begal
Menurut Budi, hasil pendalaman sementara menyimpulkan model tersebut bukan korban tindak pidana begal sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.
“Jadi kita putuskan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan korban dari suatu peristiwa pidana,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil klarifikasi dengan pihak Rumah Sakit Sumber Waras juga menyebut tidak ditemukan data atas nama AWS dalam satu bulan terakhir.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di ruang publik.(red)






