Jakarta Banjir Lagi, Ciliwung Meluap hingga Genangi 50 RT

Minggu, 6 Juli 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilayah Cengkareng Jakarta Barat terendam banjir, Minggu (6/7/2025).(Foto: istimewa)

Wilayah Cengkareng Jakarta Barat terendam banjir, Minggu (6/7/2025).(Foto: istimewa)

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Jakarta pada Minggu (6/7/2025) sore. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sebanyak 50 Rukun Tetangga (RT) tergenang air akibat luapan Kali Ciliwung yang terjadi sejak dini hari.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 50 RT di wilayah Jakarta,” ungkap Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta dalam keterangan tertulis, Minggu (6/7).

Banjir di Jakarta mulai terjadi setelah Pintu Air Karet menunjukkan status Siaga 3 (Waspada) sejak pukul 03.00 WIB. Curah hujan tinggi yang terjadi sejak malam sebelumnya memperparah kondisi, menyebabkan air Sungai Ciliwung meluap ke permukiman warga.

Jakarta Timur Terparah 

Wilayah terdampak banjir tersebar di dua kota administratif, yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Sebanyak 30 RT di Jakarta Timur terdampak genangan, tersebar di Kelurahan Bidara Cina, Cawang, Kampung Melayu, Balekambang, dan Cililitan. Genangan terparah terjadi di Cawang, dengan ketinggian air mencapai 2,6 meter, sementara wilayah lain tergenang antara 30 hingga 150 cm.

Baca Juga:  Rano Karno: Saat Bioskop Dunia Menurun, Jakarta Jadi Magnet Baru Industri Film

Di Jakarta Selatan, genangan terjadi di 20 RT yang meliputi Rawa Jati, Manggarai, Pejaten Timur, Kebon Baru, Pengadegan, dan Tanjung Barat.

Sementara di Jakarta Barat, titik genangan tercatat di sejumlah kelurahan seperti Kota Bambu Utara, Kota Bambu Selatan, Grogol, Kalianyar, Karet Tengsin, Jati Pulo, Tomang, dan Petamburan.

“Penyebab utama banjir adalah curah hujan tinggi yang memicu luapan Kali Ciliwung,” ujar Isnawa.

Mengungsi

Situasi ini memaksa sedikitnya 105 kepala keluarga (KK) atau 371 jiwa mengungsi ke tempat aman. BPBD telah mendirikan posko darurat dan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti makanan, selimut, serta air bersih bagi para penyintas.

Baca Juga:  Kemenlu Berduka, Diplomat Muda Ditemukan Tewas dengan Kepala Terbungkus Lakban

Tim BPBD bersama unsur kelurahan, kecamatan, dan dinas teknis saat ini terus melakukan penyedotan air, pembersihan saluran, dan pemantauan titik-titik rawan banjir lainnya.

“Penanganan terus berlangsung. Kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat,” tambah Isnawa.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca serta informasi resmi dari BPBD dan BMKG.(red)

Berita Terkait

Viral Keluhan Bau Babi di Kapal ASDP, Pemerhati Transportasi Laut Usulkan Kapal Khusus
Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk
BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis
Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’
Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama
Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan
Polda Metro Jaya Periksa Model AWS terkait Dugaan Korban Begal yang Viral di Media Sosial
Hendropriyono Tanggapi Amien Rais soal Teddy, Ingatkan Etika Berbahasa di Ruang Publik

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Viral Keluhan Bau Babi di Kapal ASDP, Pemerhati Transportasi Laut Usulkan Kapal Khusus

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:37 WIB

BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:39 WIB

Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:36 WIB

Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama

Berita Terbaru