Ketika di iPhone Muncul Bendera Palestina, Apple Dukung Palestina

Kamis, 11 April 2024 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mercinews.com – Warga Israel dibuat kesal oleh Apple. Pasalnya, saat mengetik kata Jerusalem di iPhone, akan muncul emoji bendera Palestina. Hal ini menjadi bentuk pengakuan bahwa Jerusalem atau Yerusalem merupakan milik Palestina.

Seorang warga Yahudi dan presenter TV Rachel Riley berang dengan hal tersebut. Riley meminta Apple untuk memberikan klarifikasinya.

“Menunjukkan standar ganda terhadap Israel adalah bentuk antisemitisme,” ujar Riley melalui akun X seperti dilansir dari BBC, Kamis (11/4/2024).

Menunjukkan standar ganda terhadap Israel adalah bentuk antisemitisme,” ujar Riley melalui akun X seperti dilansir dari BBC, Kamis (11/4/2024).

Apple mengatakan kepada BBC bahwa perubahan tersebut merupakan hal yang tidak disengaja menyusul adanya pembaruan perangkat lunak terbaru. Apple menyebut masalah ini akan diatasi pada pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.

Namun tidak diketahui seberapa cepat hal ini akan terjadi,” bunyi keterangan Apple.

Apple menyampaikan hal tersebut berkaitan dengan fitur yang disebut emoji prediktif. iPhone dapat menyarankan emoji ketika kata-kata diketik dalam pesan, dan aplikasi lainnya.

Baca Juga:  FAI Apresiasi Konsistensi AWG dalam Menguatkan Solidaritas Palestina

Catatan yang menyertai pembaruan iOS terbaru mengatakan bahwa itu menyertakan emoji baru.

Perpecahan yang mendalam

Status Yerusalem adalah salah satu perselisihan paling pelik dalam konflik antara penjajah Israel dan Palestina.

Israel memandang seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya yang abadi dan tidak terbagi, sementara Palestina mengklaim bagian timurnya sebagai ibu kota negara yang mereka harapkan di masa depan.

Yerusalem Timur, bersama dengan Tepi Barat dan Jalur Gaza, direbut oleh Israel dari Yordania dan Mesir dalam perang 1967, dan sejak itu dipandang secara internasional sebagai wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga:  Enam Negara Ini, Yang Paling Sulit Dikunjungi

Tahun lalu, raksasa teknologi saingannya, Meta, harus meminta maaf setelah ada bug yang menyebabkannya menambahkan kata teroris ke dalam biografi beberapa pengguna Instagram yang menggambarkan diri mereka sebagai warga Palestina.

Meta mengatakan pihaknya memperbaiki masalah yang secara singkat menyebabkan terjemahan bahasa Arab yang tidak pantas di beberapa produknya.[]

Berita Terkait

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terbaru