Ignasius Jonan Dua Jam Bertemu Prabowo di Istana, Ternyata Ini yang Dibahas

Senin, 3 November 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ignasius Jonan (Foto: Mercinews.com)

Ignasius Jonan (Foto: Mercinews.com)

Jakarta, Mercinews.com – Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (3/11/2025). Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dan menyentuh sejumlah agenda pemerintahan.

Ignasius Jonan tiba di Istana melalui pintu pilar sekitar pukul 15.35 WIB dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.27 WIB.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Jonan menyebut diskusi berlangsung atas prakarsa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ignasius Jonan menjelaskan bahwa yang dibahas adalah program-program strategis pemerintahan yang menyentuh lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sahkan UU Penyesuaian Pidana Selaraskan Aturan dengan KUHP

Saat pertemuan, ia menyampaikan pandangannya terkait diplomasi luar negeri Indonesia, peran BUMN dalam pembangunan nasional, serta program kerakyatan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Jonan menambahkan bahwa meskipun program tersebut belum sempurna, dampak ekonomi secara bertahap mulai nampak.

Ia memastikan bahwa pembahasan tidak mencakup isu proyek kereta cepat Whoosh, utang, maupun jabatan pemerintahan.

“Tidak ada pembicaraan soal kereta cepat. Presiden tidak meminta masukan terkait hal itu,” pungkas eks Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu.

Profil Singkat Ignasius Jonan

Baca Juga:  Gibran Bahas Peluang PDIP Gabung Koalisi saat di Rumah Prabowo

Ignasius Jonan lahir di Singapura, 21 Juni 1963. Ia menempuh pendidikan Akuntansi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan melanjutkan studi ke Fletcher School, Tufts University, Amerika Serikat.

Kariernya dimulai di sektor keuangan, hingga menjadi direktur di Citibank pada usia 36 tahun dan kemudian memimpin PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).

Nama Jonan dikenal publik saat dipercaya menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 2009. Saat itu, KAI mengalami berbagai masalah layanan dan kerugian.

Jonan melakukan reformasi besar, memberantas calo tiket, menerapkan sistem tiket daring, boarding pass, memperbaiki kebersihan stasiun, menggratiskan toilet, serta melengkapi kereta ekonomi dengan AC dan larangan merokok. Reformasi tersebut mengubah citra KAI dan mendorong keuntungan perusahaan, dari rugi Rp83,5 miliar menjadi laba Rp154,8 miliar pada 2009, dan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga:  Prabowo dijadwalkan terima Bintang Bhayangkara dari Polri Kamis hari ini

Pada 2014, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Jonan sebagai Menteri Perhubungan. Setelah reshuffle kabinet pada 2016, ia kembali dipercaya menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sepanjang kariernya, Jonan dikenal sebagai sosok profesional, tegas, dan berorientasi pada perbaikan layanan publik.(red)

Berita Terkait

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi
BRIN: RUU Jabatan Hakim Harus Jadi Agenda Strategis Reformasi Hukum
DePA-RI Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Luthfi Yazid: Penting untuk Pulihkan Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur

Berita Terbaru

Pemred Media Owrite.id Sayid Iskandarsyah (Foto: istimewa)

Opini

Pers Mahasiswa di Era AI dan Gempuran Disrupsi Media

Senin, 12 Okt 2026 - 19:26 WIB