BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang, Potensi El Nino Mulai Terpantau

Minggu, 5 April 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, Mercinews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau 2026 berpotensi berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal, seiring kemungkinan berkembangnya fenomena El Nino pada paruh kedua tahun ini.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan bahwa hingga akhir Maret 2026, kondisi iklim global seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) masih berada pada fase netral.

Baca Juga:  Waspada ‘El Nino Godzilla’, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla

Namun demikian, kedua indikator tersebut berpeluang berkembang menuju fase El Nino pada semester kedua 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG memprediksi intensitas El Nino berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang sekitar 50-80 persen.

Selain itu, terdapat kemungkinan kecil, kurang dari 20 persen, bahwa fenomena tersebut dapat meningkat menjadi kategori kuat.

Baca Juga:  Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan 2026

Ardhasena menjelaskan, hasil prediksi yang dirilis pada periode Maret hingga April umumnya memiliki tingkat keandalan untuk jangka pendek, yakni sekitar tiga bulan ke depan.

Oleh karena itu, pemantauan lanjutan diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perkembangan El Nino.

Ia menambahkan, tingkat kepercayaan prakiraan akan meningkat pada pembaruan data bulan Mei 2026.

Secara statistik, hasil prediksi pada periode tersebut dinilai lebih mampu menggambarkan kondisi iklim hingga enam bulan ke depan.

Baca Juga:  Bantah Pemberitaan Kantor Digeledah KPK, PT Visa 4 Bali Mengadu ke Dewan Pers

BMKG menyatakan akan terus memperbarui data dan melakukan kajian berkala guna memantau dinamika iklim global serta dampaknya terhadap wilayah Indonesia.

Seiring dengan potensi kemarau yang lebih kering, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah antisipasi yang diperlukan.(red)

Berita Terkait

Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat
Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas
JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk
Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah
Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga
Hari Pertama Sekolah, Arus Kendaraan Menuju Jakarta Padat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:28 WIB

Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:29 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:32 WIB

OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:48 WIB

JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk

Berita Terbaru