Beredar Dokumen Bagi-bagi Fee Tambang emas di Aceh Selatan

Selasa, 21 Maret 2023 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Sebuah dokumen perjanjian antara pihak Gampong (Desa) Simpang Tiga, Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, dengan sebuah perusahaan tambang beredar di media sosial.

Di dalam dokumen itu tercantum besaran fee yang dikenakan kepada pihak perusahaan tambang dengan inisial PT BMU.

Di naskah itu tertulis, perjanjian antara pihak desa dengan pihak perusahaan tambang dibuat tanggal 19 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokumen perjanjian memuat 14 item ketentuan, seperti pelibatan tenaga kerja lokal hingga besaran fee untuk berbagai pihak.

Berikut bunyi lengkap perjanjian:

1. Apabila bahan diambil dari wilayah Gampong Simpang Tiga maka pembagian hasil 3 % dari hasil emas untuk Gampong Simpang Tiga.

2. Apabila lahan bukan diambil di wilayah Simpang Tiga maka masyarakat mendapatkan pembagian hasil dari IMBAS 3 % dari hasil emas.

Baca Juga:  Duda Beranak 3 di Malang Perkosa Mantan Pacar, Karena tak rela ditinggal

3. Perekrutan karyawan 30 % dari Gampong Simpang Tiga.

4. Kepengurusan perusahaan masuk dari gampong Silolo maka perendaman dibuat di sebelah Silolo sehingga tidak mencemari perairan yang mengalir ke wilayah Simpang Tiga Kecamatan Kluet Tengah.

5. Membuat tempat perendaman OB atau buangan ke tempat yang lebih aman sehingga tidak mencemari perairan yang mengalir ke wilayah Simpang Tiga Kecamatan Kluet Tengah.

6. Jangka waktu perjanjian ini berlaku 5 Tahun semenjak perjanjian ini ditanda tangani.

7. Apabila perusahaan melanggar perjanjian ini maka kegiatan perusahaan dihentikan sementara sampai kepengurusan selesai.

8. Apabila ada kekeliruan dikemudian hari maka kedua belah pihak dapat membuat kesepakatan kembali.

9. Apabila terjadi pelanggaran hukum terkait kegiatan di atas maka pihak PT BMU yang bertanggung jawab.

10. Hak lahan diberikan langsung pihak PT BMU kepada pemilik lahan.

11. Pembagian hasil lahan mengikuti dengan Pembagian Hasil Simpang Dua (Koperasi TIGA MANGGIS).

Baca Juga:  Mayat Wanita Diduga Korban Mutilasi Ditemukan di kamar mandi Wisma Sleman

12. KPA Sago Kluet Tengah berhak mendapatkan fee dari hasil emas sebesar Rp 4.000.000 per Kg dari perusahaan.

13. Pemuda Simpang Tiga berhak mendapatkan fee dari hasil tambang sebesar Rp 2.000.000 per Kg dari perusahaan.

14. KPA wilayah Lhok Tapaktuan berhak mendapatkan fee dari hasil emas sebesar Rp 1.500.000 per Kg dari perusahaan.

Dokumen perjanjian ditanda tangani oleh perwakilan desa, pihak perusahaan, dan investor. Kepala desa (geuchik) juga ikut mengetahui dengan membubuhi tanda tangan dan stempel desa. Selain itu, juga ada saksi-saksi yaitu ketua Tuha Peut, ketua Pemuda, dan perwakilan perusahaan tidak menandatangani.

Geuchik Simpang Tiga, M Jalil, yang dicoba hubungi berkali-kali lewat sambungan telepon tidak berhasil dimintai keterangannya terkait dokumen yang ikut ditandatanganinya tersebut. Pesan WhatsApp yang dikirim ke nomor hp yang bersangkutan juga tidak mendapatkan balasan.

Baca Juga:  Kemenperin Tegaskan Pembangunan Pabrik Semen di Aceh oleh China Tak Dapat Izin

Mantan Panglima Sago Menggamad, Kamil, yang dihubungi via telepon, Selasa (21/3/2023) sore membenarkan bahwa pelibatan KPA dalam perjanjian tersebut memang atas sepengetahuan organisasi. “Saya pernah dengar pihak panglima Sagoe pernah duduk bersama pihak desa membahas permasalahan tersebut,” ujarnya.

Menjawab media ini, Kamil yang kini menjabat kepala desa menjelaskan bahwa di wilayahnya sekarang terdapat 2 perusahaan tambang, yaitu PT BMU dan PT PSU (Koperasi Tiga Manggis). Kedua perusahaan tersebut menggandeng investor China. “Saya dengar-dengar akan masuk 2 perusahaan lagi dalam waktu dekat,” sambungnya.

Tokoh Aceh Selatan, T Sukandi, yang dikonfirmasi media ini, Selasa (21/3/2023), juga membenarkan bahwa surat perjanjian itu benar adanya. “Itu saya dapatkan dari Hanum salah satu pemilik perusahaan tambang,” ujarnya melalui sambungan telepon.

(m/c)

Berita Terkait

Kecelakaan di Peudawa Aceh Timur Martunis Meninggal Dunia dan 3 Lainnya
Dua Kecelakaan Maut di Aceh Barat, Motor vs Motor, 3 Pelajar Meninggal, dan 3 luka-luka
Seorang oknum Polisi di Aceh Tamiang diduga nyolong Sawit, dihakimi warga
Viral! Wali Nikah Mempelai Wanita Pukul Pengantin Pria usai ijab kabul di Ternate
Oknum TNI Diduga Habisi Pemuda Aceh Timur, Keluarga Ungkap Kejanggalan dan Lapor LBH
Shalat Id Idul Adha dipusatkan di Blang Padang, Wakil Rektor UIN Sumut jadi khatib
Seorang Warga Aceh Timur ditemukan tewas dengan leher tergorok hampir putus
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Shalat Idul Adha 1445 hijriah Besok
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:02 WIB

Kecelakaan di Peudawa Aceh Timur Martunis Meninggal Dunia dan 3 Lainnya

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:35 WIB

Dua Kecelakaan Maut di Aceh Barat, Motor vs Motor, 3 Pelajar Meninggal, dan 3 luka-luka

Senin, 17 Juni 2024 - 00:23 WIB

Seorang oknum Polisi di Aceh Tamiang diduga nyolong Sawit, dihakimi warga

Minggu, 16 Juni 2024 - 20:19 WIB

Viral! Wali Nikah Mempelai Wanita Pukul Pengantin Pria usai ijab kabul di Ternate

Minggu, 16 Juni 2024 - 01:07 WIB

Oknum TNI Diduga Habisi Pemuda Aceh Timur, Keluarga Ungkap Kejanggalan dan Lapor LBH

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:03 WIB

Shalat Id Idul Adha dipusatkan di Blang Padang, Wakil Rektor UIN Sumut jadi khatib

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:13 WIB

Seorang Warga Aceh Timur ditemukan tewas dengan leher tergorok hampir putus

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:27 WIB

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Shalat Idul Adha 1445 hijriah Besok

Berita Terbaru

Austria Unggul 3-1 atas Polandia/ Foto: X Euro2024

Olahraga

Hasil Euro 2024, Austria Unggul 3-1 atas Polandia

Sabtu, 22 Jun 2024 - 00:55 WIB

Slovakia Vs Ukraina / Foto: X euro2024

Olahraga

Hasil Euro 2024, Ukraina Kalahkan Slovakia 2-1

Jumat, 21 Jun 2024 - 23:07 WIB