Wartawan Dikeroyok di Nguling Pasuruan, Begini Kronologi Lengkapnya

Sabtu, 19 Juli 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLDJ (terbaring), wartawan korban pengeroyokan saat bertugas menjalani perawatan medis.(Foto: istimewa)

DLDJ (terbaring), wartawan korban pengeroyokan saat bertugas menjalani perawatan medis.(Foto: istimewa)

Pasuruan, Mercinews.com – Seorang wartawan media daring berinisial DLDJ (37) menjadi korban pengeroyokan saat meliput kegiatan masyarakat di Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu (19/7/2025) dini hari. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas peliputan DLDJ yang menyoroti dugaan praktik perjudian di wilayah tersebut.

Peristiwa pengeroyok bermula ketika DLDJ mendatangi lokasi perlombaan tarik tambang yang diselenggarakan warga setempat pada Jumat (18/7) malam hingga Sabtu (19/7) dini hari. Perlombaan tersebut diduga disisipi aktivitas perjudian jenis cap jiki, yang selama ini menjadi sorotan dalam beberapa pemberitaan media tempat DLDJ bekerja.

Saat DLDJ sedang melakukan dokumentasi dan pengamatan di lokasi, ia mengaku didatangi oleh seorang pria berinisial “Datuk”, yang kemudian memanggil dua orang lain bernama Marso dan Hodeli. Menurut keterangan korban, Marso diduga merupakan bandar perjudian, sedangkan Hodeli dan Datuk diduga sebagai orang kepercayaan dalam jaringan tersebut.

Tanpa banyak percakapan, ketiganya langsung melakukan aksi kekerasan terhadap wartawan media online di Pasuruan tersebut. Ia mengalami pukulan di bagian kepala dan wajah hingga luka lebam.

“Saya datang ke lokasi, lalu Datuk memanggil Marso dan Hodeli. Mereka langsung memukul saya bertubi-tubi,” ujar DLDJ saat memberikan keterangan kepada awak media.

Disertai Ancaman

Usai pengeroyokan, korban juga mengaku mendapat ancaman dari Hodeli agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Koen lapor, tak goleki koen (Kamu lapor, aku cari kamu),” ujar Hodeli, seperti ditirukan DLDJ.

Baca Juga:  Satgas TMMD Salurkan Bantuan Paket Sembako, Wujud Cinta TNI Untuk Masyarakat

Setelah kejadian, DLDJ segera mendapat perawatan medis dan menjalani visum di fasilitas kesehatan terdekat. Ia mengaku akan melaporkan kasus ini ke kepolisian karena menganggap tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pasi Intel Kodim 0819 Pasuruan, Kapten Czi Dimas Yulianto, saat dikonfirmasi menyatakan akan mendalami kegiatan yang berlangsung di lokasi kejadian, termasuk menelusuri perizinan acara tersebut.

“Wah harus saya dalami, ada surat kah ke koramil dan polsek untuk izinnya?” katanya.

Ia pun juga menanyakan perihal kenapa Polsek setempat tidak ada juga di lokasi?. Ia juga menyarankan agar kasus tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sudah buat laporan ke Polsek pengeroyokan tersebut? Biar diproses sama Polsek Nguling yang bersalah,” ujar Kapten Dimas.

Baca Juga:  Pengurus PWI Bali dan IKWI Resmi Dilantik, Pemerintah Dukung Sekolah Jurnalistik

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofah, saat dimintai keterangan, mendorong korban untuk membuat laporan ke Polres.

“Silahkan laporkan saja mas, terkait penganiayaan, nanti tak jadikan saksi bahwa di situ ada judi ya sekalian, langsung ke Polres Saja,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, DLDJ telah menjalani visum dan tengah mengumpulkan bukti untuk pelaporan. Pihak keluarga dan rekan seprofesi menyatakan keprihatinan dan berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Menurut mereka, kasus ini menambah daftar kekerasan terhadap pekerja pers di Indonesia. Padahal, perlindungan terhadap jurnalis telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(tim)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB