PTPN IV PalmCo Dorong Riset Terapan Tingkatkan Produktivitas Sawit

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta, Senin (20/7/2026). (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta, Senin (20/7/2026). (Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Jakarta, Mercinews.com – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo (PTPN IV PalmCo) menilai peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit, terutama di sektor hulu, menjadi kunci untuk memenuhi kebutuhan bahan baku biodiesel B50 tanpa mengganggu pasokan ekspor nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, saat menjadi pembicara utama pada pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Mengusung tema “Strategi Industri dalam Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit melalui Inovasi dan Upaya Pemenuhan Sertifikasi Keberlanjutan”, Jatmiko mengatakan industri sawit nasional menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kebutuhan hilirisasi dan keberlanjutan ekspor.

“Hari ini kita menghadapi paradoks kelapa sawit nasional. Di satu sisi ada target kemandirian energi melalui biodiesel B50, sementara di sisi lain ekspor juga harus tetap terjaga. Tantangannya, produktivitas crude palm oil (CPO) di sektor hulu masih cenderung stagnan,” ujarnya.

Menurut Jatmiko, solusi utama terletak pada peningkatan produktivitas perkebunan rakyat yang menguasai sekitar 42 persen dari total luas perkebunan sawit nasional. Kenaikan produktivitas satu ton per hektare, kata dia, berpotensi menambah pasokan sekitar enam juta ton CPO sehingga mampu mendukung kebutuhan biodiesel B50.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Sindikat Judol Internasional di Jakarta Barat, 320 WNA Diamankan

Ia menekankan pentingnya riset yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan industri serta petani. Karena itu, PalmCo membuka akses bibit unggul bersertifikat bagi pekebun, sekaligus mengembangkan pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit (palm oil mill effluent atau POME) menjadi energi baru terbarukan berbasis biometana.

“Kita perlu menghadirkan riset yang benar-benar diterapkan di lapangan. Bibit unggul juga harus dapat diakses lebih luas oleh petani, tidak hanya untuk mitra perusahaan,” kata Jatmiko.

Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Heru Tri Widarto, menilai keberhasilan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sangat bergantung pada kemitraan antara perusahaan dan petani.

Baca Juga:  Harga Sawit Sempat Tertekan, Petani Mitra PalmCo Tetap Nikmati Harga Sesuai Aturan

Sementara itu, Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, mengatakan keberhasilan riset tidak hanya diukur dari jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga dari sejauh mana hasilnya dapat diterapkan oleh petani, diadopsi industri, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Eddy, BPDP akan terus berperan sebagai katalis kolaborasi antara pemerintah, peneliti, pelaku usaha, dan petani untuk mempercepat inovasi di sektor kelapa sawit.

Pembukaan PERISAI 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama pengembangan sumber daya manusia perkebunan oleh Kementerian Pertanian, BPDP, dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sebagai upaya memperkuat daya saing industri sawit nasional.(red)

Berita Terkait

PalmCo Siapkan Pemimpin Muda Hadapi Tantangan Industri Sawit Global
Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rusun Rorotan
Nanik Deyang Pamit ke Prabowo, Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat
Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas
JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:51 WIB

PalmCo Siapkan Pemimpin Muda Hadapi Tantangan Industri Sawit Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:10 WIB

PTPN IV PalmCo Dorong Riset Terapan Tingkatkan Produktivitas Sawit

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:17 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rusun Rorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WIB

Nanik Deyang Pamit ke Prabowo, Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Senin, 20 Juli 2026 - 18:28 WIB

Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat

Berita Terbaru