Aksi Mahasiswa Bagian dari Demokrasi, Neng Ais Soroti Pentingnya Dialog

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh muda PPP, Siti Aisah atau yang akrab disapa Neng Ais, menilai aksi mahasiswa pada 12 Juni 2026 merupakan bagian dari dinamika demokrasi. (Foto: Mercinews.com)

Tokoh muda PPP, Siti Aisah atau yang akrab disapa Neng Ais, menilai aksi mahasiswa pada 12 Juni 2026 merupakan bagian dari dinamika demokrasi. (Foto: Mercinews.com)

Jakarta, Mercinews.com – Tokoh muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Siti Aisah atau yang akrab disapa Neng Ais, menilai aksi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah daerah merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang perlu disikapi secara terbuka dan melalui dialog konstruktif.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar di sejumlah kota pada Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut menyoroti berbagai isu ekonomi dan kebijakan publik, antara lain kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, nilai tukar rupiah, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Menurut Neng Ais, penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi. Karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu menjaga ruang komunikasi agar berbagai pandangan dapat didengar dan dibahas secara baik.

“Gerakan mahasiswa merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik dan masukan yang disampaikan harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi,” kata Neng Ais dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga:  Mahasiswa Riau di Jakarta Ajak Hormati Proses Hukum Pasca OTT KPK

Ia menilai pemerintah perlu terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam merespons berbagai aspirasi publik. Menurut dia, komunikasi yang terbuka dapat membantu menjembatani perbedaan pandangan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses pengambilan kebijakan.

Neng Ais juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan konsistensi penegakan hukum.

Ia mengatakan, kritik publik seharusnya menjadi masukan bagi evaluasi kebijakan dan perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Ketegasan dalam penegakan hukum serta keterbukaan terhadap kritik merupakan modal penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Jawaban Sandiaga Uno soal PPP Berpeluang Mencalonkannya Jadi Cagub DKI

Selain itu, ia mendorong agar saluran komunikasi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat sipil terus diperkuat.

Menurut perempuan, ruang dialog yang sehat akan membantu menciptakan solusi yang lebih konstruktif atas berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, kita dapat bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan maju,” tutur Neng Ais.(red)

Berita Terkait

Berbekal Rekam Jejak Katib Aam, Gus Ipul Nilai Nasaruddin Umar Pantas Maju Ketum PBNU
Unsur White Collar Crime Tidak Terbukti, Prof OC Kaligis Minta Majelis Hakim Bebaskan Nadiem Makarim
Kasus Pelabuhan Tamperan Pacitan Disorot, Praktisi Hukum Minta Jamwas Turun Tangan
Alexius Tantrajaya: Aksi 12 Juni BEM UI Jadi Alarm bagi Pemerintah untuk Berbenah
Dari Normalisasi Sungai hingga Tanam Pohon, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Hijau Serentak
Syahrul Aidi Maazat Ajak Pemuda Muslim Berperan dalam Isu Global lewat IMYF 2026
Kejagung Tetapkan Komisaris Perusahaan Tersangka Dugaan Korupsi MBG
PT DKI Perberat Uang Pengganti Kerry Adrianto Jadi Rp 13,4 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:55 WIB

Berbekal Rekam Jejak Katib Aam, Gus Ipul Nilai Nasaruddin Umar Pantas Maju Ketum PBNU

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIB

Kasus Pelabuhan Tamperan Pacitan Disorot, Praktisi Hukum Minta Jamwas Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:35 WIB

Alexius Tantrajaya: Aksi 12 Juni BEM UI Jadi Alarm bagi Pemerintah untuk Berbenah

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:14 WIB

Dari Normalisasi Sungai hingga Tanam Pohon, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Hijau Serentak

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:17 WIB

Syahrul Aidi Maazat Ajak Pemuda Muslim Berperan dalam Isu Global lewat IMYF 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Usai AS dan Iran Berdamai

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:39 WIB