JAKARTA, MERCINEWS.COM – Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) mewisuda 635 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dalam Wisuda ke-38 Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2026).
Dari total wisudawan UNSURYA, sebanyak 161 orang merupakan lulusan program magister (S2), 370 orang program sarjana (S1), 97 orang program diploma tiga (D3), dan tujuh orang lulusan Pendidikan Profesi Ners.
Rektor UNSURYA Marsda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si., CPM, mengatakan kelulusan bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal tanggung jawab baru bagi para lulusan, baik dalam kehidupan profesional maupun sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sungkono, perguruan tinggi tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga menanamkan karakter, kreativitas, serta profesionalisme agar lulusan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“Keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada pencapaian gelar, melainkan juga menjadi awal tanggung jawab baru, yaitu tanggung jawab profesional, sosial, dan moral di tengah masyarakat,” ujar Sungkono dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan industri, dan kemajuan ilmu pengetahuan menuntut setiap lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
Sungkono juga berpesan agar para wisudawan menjaga integritas, mengembangkan kemampuan profesional, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui karya, pelayanan, serta pengabdian sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Dalam wisuda tersebut, UNSURYA mencatat sebanyak 526 dari 635 lulusan atau 82,83 persen telah memperoleh pekerjaan.
Dekan Fakultas Hukum Tekankan Program Magang

Dekan Fakultas Hukum UNSURYA Marsda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., C.Fr.A., CPM., mengatakan, pembekalan mahasiswa melalui program magang dan kerja sama dengan dunia usaha serta dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan profesional.
Menurut Sujono, pengalaman praktik memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya integritas, kecerdasan, dan kemampuan berkompetisi sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan persaingan global.
“Perguruan tinggi perlu mempersiapkan mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan profesionalisme,” ujarnya didampingi Sekretaris Prodi Magister Hukum FH UNSURYA Dr. Rizki Karo Karo, S.H., M.H.
Fakultas Hukum Sumbang Lulusan Terbanyak
Pada Wisuda ke-38, Fakultas Hukum menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 297 orang atau sekitar 46,8 persen dari keseluruhan wisudawan. Jumlah tersebut terdiri atas 197 lulusan S1 Ilmu Hukum dan 100 lulusan S2 Magister Hukum.
UNSURYA juga menetapkan lulusan terbaik dari 13 program studi. Dua wisudawan berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dengan predikat Dengan Pujian (Cumlaude). Keduanya adalah Sry Karni Noviyanti dari Program Studi S1 Ilmu Hukum dan Nadine Rahmah Dinanti dari Pendidikan Profesi Ners.
Sementara itu, lulusan terbaik S2 Magister Manajemen diraih Desiana Reika A., S.Tr.Tra., dengan IPK 3,99. Adapun lulusan terbaik S2 Magister Hukum diraih Marsma TNI Seprianus Hanok Sarante, S.H., M.H., CHRMP dengan IPK 3,91.
Berdasarkan jenjang pendidikan, lulusan program magister dibekali kompetensi dalam berpikir strategis, pengambilan keputusan, dan kepemimpinan. Lulusan Pendidikan Profesi Ners dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan keselamatan pasien dan etika profesi.
Adapun lulusan program sarjana dan diploma dibekali kemampuan akademik serta keterampilan praktis sesuai bidang keahlian masing-masing.
Wisuda ke-38 UNSURYA turut dihadiri Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau) Marsda TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han)., CHRMP, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Yayasan Adi Upaya (YASAU), senat universitas, serta mitra dunia usaha dan dunia industri, termasuk PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.(Red)






