Mercinews.com – Program Pascasarjana Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menjajaki kerja sama akademik dengan dua universitas ternama di Malaysia, yakni Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan International Islamic University Malaysia (IIUM), melalui kunjungan dan studi banding pada 6-7 Oktober 2026 lalu.
Melalui keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026), kegiatan tersebut bertujuan memperluas jejaring akademik internasional Pascasarjana UNIS Tangerang sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, penelitian dan publikasi ilmiah.
Rektor UNIS, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip, RSL., M.Pd., mengatakan, penguatan hubungan dengan perguruan tinggi luar negeri perlu diarahkan pada program konkret yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, peneliti dan mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Prof. Mustofa Kamil, peluang kerja sama tersebut mencakup pertukaran akademik, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta pengembangan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi.
Dalam kunjungan ke UKM, tim UNIS diterima oleh Deputy Dean Faculty of Economics and Management, Prof. Dr. Mohd Rizal bin Palil, beserta jajaran.
Sementara itu, saat berkunjung ke IIUM, rombongan UNIS diterima oleh Deputy Rector, Prof. Dr. Mohamed bin Mohamed Haneef Aslam.
Pertemuan dengan kedua perguruan tinggi dua negara tersebut menjadi kesempatan bagi UNIS untuk mempelajari praktik pengembangan kurikulum, penjaminan mutu pendidikan, penerapan Outcome-Based Education (OBE), serta pemanfaatan teknologi pendidikan, termasuk kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).
Direktur Program Pascasarjana UNIS, Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo, M.Pd., mengatakan, melalui kunjungan tersebut, pihaknya juga menjajaki kemungkinan penerapan praktik akademik yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan program studi dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus.
Menurutnya, penjajakan kerja sama internasional perlu diselaraskan dengan kebutuhan akademik dan rencana pengembangan Program Pascasarjana.
“Sejumlah kegiatan yang berpotensi dikembangkan meliputi seminar usulan proposal penelitian, kuliah tamu, pendampingan penelitian tesis, kolaborasi riset dan publikasi dosen, serta mobilitas dosen dan mahasiswa sesuai ketentuan masing-masing institusi,” terang Hardjito.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun landasan kerja sama antarlembaga. Apabila telah disepakati oleh kedua belah pihak, kerja sama dapat dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Tiga Program Studi
Sebagai informasi, Program Pascasarjana UNIS Tangerang memiliki tiga program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi, dan Magister Ilmu Hukum.
Ketiga program studi tersebut membuka peluang kolaborasi lintas disiplin dengan bidang keilmuan yang dikembangkan di UKM dan IIUM.
Kolaborasi itu dapat mencakup bidang manajemen dan pengembangan organisasi, tata kelola serta kebijakan publik, hingga hukum dan regulasi kelembagaan.
Di bidang penelitian, penjajakan kerja sama juga diarahkan pada pemetaan minat riset antardosen, penyusunan topik penelitian bersama, pengembangan proposal pendanaan, serta partisipasi dalam konferensi ilmiah.
Untuk memastikan program dapat direalisasikan, diperlukan kesepakatan mengenai target kegiatan, penanggung jawab, jadwal pelaksanaan, dan luaran yang diharapkan dari setiap bentuk kolaborasi.
“Dengan demikian, kerja sama yang dirintis tidak hanya berorientasi pada pertukaran informasi, tetapi juga berpeluang menghasilkan kegiatan akademik yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Hardjito.
Tim UNIS yang mengikuti kunjungan tersebut terdiri atas Ketua Yayasan Islam Syekh-Yusuf, Dr. Ir. H. Muhamad Yus Firdaus, M.Si.; Wakil Direktur Program Pascasarjana, Dr. Teuku Fajar Shadiq, S.E., M.M.; serta Ketua Program Studi Ilmu Administrasi, Dr. H. Dafyar Eliadi Hardian, S.E., M.M.
Memetakan Peluang Kolaborasi
Rombongan juga melibatkan Ketua Program Studi Manajemen, Dr. H. Erialdy, S.Pd., M.Kes., M.M.; Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Dr. Siti Humulhaer, S.H., M.H.; dan unsur Penjaminan Mutu Program Pascasarjana, Dr. Ir. Dwi Sri Dani Afriza, M.E., M.M.
Keterlibatan pimpinan yayasan, pengelola program pascasarjana, ketua program studi, dan unsur penjaminan mutu tersebut berkaitan dengan upaya memetakan peluang kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan akademik UNIS.
Sebagai tindak lanjut, UNIS akan memetakan bidang kerja sama potensial, menunjuk narahubung, serta menyusun rencana kerja dengan target dan indikator yang jelas.
“Bentuk dan mekanisme kerja sama selanjutnya akan dibahas bersama sebelum dituangkan dalam dokumen resmi apabila telah memperoleh kesepakatan kedua belah pihak,” kata Hardjito.
Melalui penjajakan dengan UKM dan IIUM, pihaknya berharap dapat mengembangkan kemitraan akademik internasional yang berkelanjutan, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan pascasarjana, pengembangan penelitian, publikasi ilmiah dan penguatan kapasitas dosen serta mahasiswa.(red)






