Setelah Menanti 7 Tahun, SMP PGRI 1 Tebas Sambas Dapat Bantuan Revitalisasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: istimewa)

SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: istimewa)

Sambas, Mercinews.com – SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mendapat bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2026. Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi sekolah yang telah menanti lebih dari tujuh tahun untuk mendapatkan dukungan perbaikan gedung.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dikdasmen PAUD PGRI Kabupaten Sambas, Urai Sumadi, menyambut baik bantuan tersebut.

Urai Sumadi berharap revitalisasi dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan mendorong guru untuk terus memajukan pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, tahun 2026 SMP PGRI 1 Tebas mendapat bantuan program revitalisasi dari Kemendikdasmen. Harapan saya, semoga program ini menjadi vitamin bagi siswa dan guru agar lebih semangat dalam memajukan pendidikan,” ujar Urai Sumadi dalam keterangannya, Minggu (10/10/2026).

Baca Juga:  Akademisi FISIP UHAMKA Bedah Buku tentang Peran Media dalam Membentuk Opini Publik

Menurut Urai, perbaikan gedung sekolah diharapkan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih representatif sekaligus menjadi kebanggaan bagi para alumni.

Ia juga berharap sekolah tersebut tetap menjadi pilihan masyarakat, khususnya anak-anak di Desa Bekut dan sekitarnya, untuk melanjutkan pendidikan.

Alumni Berperan Besar

Urai, yang pernah menjadi guru di SMP PGRI 6 Bekut sebelum sekolah tersebut berganti nama menjadi SMP PGRI 1 Tebas, turut mengapresiasi perjuangan alumni dalam mempertahankan keberlangsungan sekolah.

Baca Juga:  Semangat Baru, Tantangan Baru: Menyambut Resolusi 2026

Ia menyebut peran alumni menjadi salah satu faktor penting sejak sekolah tersebut kembali dibangun. Kontribusi mereka diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga dan waktu hingga dukungan dana.

“Sejak dibangun kembali, SMP PGRI identik dengan The Power of Alumni. Hal ini karena besarnya peran alumni dalam memberikan napas kembali bagi keberlangsungan hidup SMP PGRI, mulai dari tenaga, waktu, hingga sumber dana,” ungkapnya.

Sejumlah alumni yang disebut berkontribusi antara lain Bui Kiong, Victor, Cucinen, Fatimah, Culitan, Jiu Nyan, Santo dan Marina.

Urai juga menyampaikan terima kasih kepada alumni lainnya yang telah membantu, meskipun nama mereka tidak dapat disebutkan satu per satu.

Baca Juga:  Pendidikan Jadi Prioritas, DPR Dorong Komunikasi Publik yang Efektif

Berharap Sekolah Terus Bertahan

Urai berharap bantuan revitalisasi pada 2026 dapat membantu mengatasi persoalan gedung sekolah sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa.

Dia menambahkan, berdasarkan keterangannya, SMP PGRI 1 Tebas saat ini menjadi satu-satunya sekolah PGRI yang masih aktif di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Dengan adanya bantuan tersebut, ia berharap keberlangsungan sekolah dapat semakin kuat melalui dukungan yayasan, guru, siswa, alumni, dan masyarakat.

“Revitalisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar serta menjaga keberadaan SMP PGRI 1 Tebas sebagai salah satu alternatif pendidikan bagi generasi muda di Kecamatan Tebas,” katanya.(red)

Berita Terkait

Stafsus Menag Ungkap Capaian Pemerintahan Prabowo di Bidang Pendidikan dan Keagamaan
Prof Bakir Ihsan: Pragmatisme Transaksional dalam Praktik Politik Tantang Demokrasi
Jejak Akademik Prof. Hasani Ahmad Said, dari Pesantren Cilegon hingga Guru Besar UIN Jakarta
Dirut PTPN IV PalmCo Beri Kuliah Umum di FEB UI, Ajak Mahasiswa Kenali Potensi Diri
SMPN 69 Borong Juara Abnon Cilik dan Remaja Kencur Jakarta Barat 2026
UNIS Tangerang Gelar Yudisium Pascasarjana, 243 Mahasiswa Lulus dan Siap Wisuda
Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL
PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Setelah Menanti 7 Tahun, SMP PGRI 1 Tebas Sambas Dapat Bantuan Revitalisasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Stafsus Menag Ungkap Capaian Pemerintahan Prabowo di Bidang Pendidikan dan Keagamaan

Rabu, 30 September 2026 - 13:29 WIB

Prof Bakir Ihsan: Pragmatisme Transaksional dalam Praktik Politik Tantang Demokrasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:57 WIB

Jejak Akademik Prof. Hasani Ahmad Said, dari Pesantren Cilegon hingga Guru Besar UIN Jakarta

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dirut PTPN IV PalmCo Beri Kuliah Umum di FEB UI, Ajak Mahasiswa Kenali Potensi Diri

Berita Terbaru