Ternyata Ini Rahasia PTPN IV PalmCo Raih 23 Juta Jam Zero Accident

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: PTPN IV PalmCo

Foto: PTPN IV PalmCo

Jakarta, Mercinews.com – Di tengah tingginya risiko kerja di sektor perkebunan dan agroindustri, PTPN IV PalmCo berhasil mencatatkan 23,3 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal (zero accident). Capaian ini bukan diraih secara instan, melainkan melalui konsistensi panjang dalam membangun dan menjaga sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan secara nyata di lapangan.

Subholding PTPN III (Persero) itu menegaskan bahwa angka 23,3 juta jam kerja aman yang dicapai dalam beberapa bulan operasional terakhir bukanlah tujuan akhir. Capaian tersebut justru menjadi penanda dari proses berkelanjutan yang telah dijalani perusahaan selama bertahun-tahun.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, mempertahankan zero accident dalam jangka panjang menuntut disiplin organisasi serta komitmen yang berkesinambungan, bukan sekadar program sesaat.

“Keselamatan kerja itu maraton, bukan sprint. Tidak bisa dibangun dengan pendekatan seremonial. Yang menentukan adalah konsistensi menjalankan sistem setiap hari di setiap unit kerja,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).

Sistem yang Dijaga, Bukan Sekadar Dibentuk

Menurut Jatmiko, salah satu kunci utama mempertahankan zero accident adalah memastikan sistem K3 benar-benar hidup dalam keseharian kerja. Mulai dari perencanaan aktivitas, analisis risiko, hingga pengawasan di lapangan, seluruh proses dirancang saling terintegrasi dan dijalankan secara disiplin.

Setiap pekerjaan harus melalui proses identifikasi potensi bahaya dan pengendalian risiko yang jelas. Dengan demikian, upaya pencegahan dilakukan sebelum insiden terjadi, bukan setelahnya.

“Kalau sistemnya berjalan, pekerja terlindungi. Jam kerja aman yang panjang hanya mungkin tercapai jika pencegahan dilakukan secara konsisten,” katanya.

Budaya Melapor dan Berani Mengingatkan

Baca Juga:  Meugang pertama sambut Ramadhan, harga daging di Abdya tembus Rp200 ribu/Kg

Rahasia lain yang dinilai krusial adalah pembangunan budaya keselamatan yang menempatkan pekerja sebagai subjek utama. PalmCo mendorong pekerja untuk aktif melaporkan kondisi tidak aman serta berani saling mengingatkan tanpa rasa takut akan sanksi.

Budaya tersebut dibangun secara bertahap melalui komunikasi dua arah dan keteladanan pimpinan di lapangan. Keselamatan tidak diposisikan sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan bersama.

Zero accident tidak mungkin dicapai jika hanya manajemen yang berbicara. Pekerja harus merasa memiliki sistem keselamatan itu,” ujar Jatmiko.

Investasi pada Kompetensi dan Kepemimpinan K3

Untuk menjaga konsistensi, PalmCo juga berinvestasi pada penguatan kompetensi sumber daya manusia. Ratusan pekerja dibekali sertifikasi keselamatan kerja, termasuk Ahli K3 Umum, guna memastikan pengawasan dan pendampingan dilakukan oleh tenaga yang memahami risiko secara mendalam.

Pendekatan ini menempatkan K3 bukan sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian dari kepemimpinan operasional. Setiap pimpinan unit bertanggung jawab langsung atas keselamatan tim yang dipimpinnya.

Baca Juga:  Alam bawah laut Iboih, jadi kekuatan Sabang dalam ADWI 2023

“Keselamatan tidak berhenti pada rambu atau alat pelindung diri. Yang menentukan adalah kepemimpinan dan perilaku sehari-hari,” kata Jatmiko.

Evaluasi Tanpa Henti

Momentum Bulan K3 Nasional dimaknai PalmCo sebagai ruang evaluasi berkelanjutan. Setiap periode kerja dijadikan bahan pembelajaran untuk menutup celah risiko yang masih ada. Pemanfaatan teknologi, pengawasan berlapis, serta integrasi K3 ke dalam proses bisnis terus diperkuat agar konsistensi zero accident dapat dipertahankan.

Bagi PalmCo, menjaga jam kerja aman dalam jangka panjang bukan soal pencitraan, melainkan wujud tanggung jawab korporasi terhadap keselamatan pekerja dan keberlanjutan usaha.

“Selama risiko masih ada, pekerjaan keselamatan tidak pernah selesai,” ujar Jatmiko.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru