Meugang pertama sambut Ramadhan, harga daging di Abdya tembus Rp200 ribu/Kg

Senin, 20 Maret 2023 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangpidie, Mercinews.com – Harga daging kerbau dan sapi pada hari pertama “meugang” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tembus angka Rp200 ribu/kg karena tingginya permintaan dan minimnya persediaan ternak.

Data dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya yang diterima wartawan di Blangpidie, Senin (20/3/202) tercatat 192 ekor kerbau jantan, 26 ekor kerbau betina dan 88 ekor sapi akan dipotong oleh pedagang di sejumlah pasar daging dadakan yang tersebar di Abdya.

“Meski ada pedagang yang menyembelih hewan ternak pada Kamis besok, namun harganya tetap sama berkisar antara Rp190 ribu-Rp200 ribu,” kata Junaidi salah seorang pedagang daging kerbau di jalan nasional, Blangpidie-Tapaktuan.

Menurutnya mahalnya harga daging pada hari meugang bukanlah keinginan para pedagang tetapi disebabkan tingginya nilai beli hewan ternak. Untuk satu ekor kerbau saja harganya mencapai diatas angka Rp20 juta/ ekor.

Pedagang lainnya mengatakan biasanya pada hari kedua Meugang, harga daging segar akan turun hingga Rp150 ribu/kg jika sudah menjelang siang dan sore hari.

Baca Juga:  Pendidikan Sambas Berduka, Guru Inspiratif H. Musni Kadri Tutup Usia

“Daging ini kalau masih baru dipotong mahal sebab masih sangat segar. Kecuali udah menjelang siang baru mulai turun sedikit,” tutur Yasir pedagang lainnya di Pasar Tanjung Bunga, Tangan-Tangan.

Juli, salah seorang warga yang membeli daging di pasar Blangpidie mengatakan mahalnya harga daging meugang di Abdya bukanlah hal aneh karena pada perayaan sebelumnya harga daging segar juga mencapai Rp200 ribu/kg.

“Sudah biasa gitu, jadi harga daging kerbau ataupun sapi mahal pada hari meugang tidak jadi masalah lagi bagi kita,”ucap pembeli itu.

Baca Juga:  TMMD Kejar Target, Penambahan Pasir Perkuat Badan Jalan di Jantho Aceh Besar

Adapun pelaksanaan tradisi meugang kali ini sama dengan tahun sebelumnya, dimana Pemkab Abdya mengeluarkan himbauan agar proses oemotongan dan berjualan daging tetap harus menjaga kebersihan dan cek kesehatan ternak serta tidak menciptakan kemacetan di jalan raya.

Pasalnya proses jual daging meugang di Abdya sejak dahulu kerap membuat lapak jualan ditempat tertentu seperti lapangan bola dan bahkan pantai yang luas, karena warga berbondong-bondong datang membeli daging sebagai bentuk rasa syukur menyambut bulan Ramadhan.

(m/c)

Sumber: Antara Aceh

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB