Jakarta, Mercinews.com – Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi terobosan besar dalam pemerataan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Forum Diskusi Publik bertema “Sekolah Rakyat”, hasil kerja sama antara Kementerian Informasi dan Digital (Komdigi) dengan DPR RI di Jakarta, Jumat (7/11/2025).
Dalam paparannya, Syahrul Aidi menilai konsep Sekolah Rakyat akan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa terkecuali.
“Sekolah rakyat ini tentu menjadi harapan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujar ujar legislator Fraksi PKS Dapil Riau II itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa pendidikan tidak dapat dilepaskan dari faktor kesejahteraan dasar anak, termasuk pemenuhan gizi dan lingkungan belajar yang sehat.
“Sekolah Rakyat ini juga seiring dengan kebutuhan gizi, karena anak-anak harus diperhatikan asupan dan kesehatannya,” katanya.
Menurut Syahrul, gagasan besar dari Sekolah Rakyat tidak hanya menciptakan akses pendidikan yang merata, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Sekolah rakyat tentu memberikan dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak bangsa tanpa terkecuali. Hal ini akan menghadirkan pemerataan dan keadilan dalam memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.
Literasi Digital
Lebih lanjut, Syahrul menyoroti tantangan pendidikan di era digital. Ia menilai anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus informasi, sehingga perlu dibekali dengan literasi digital yang kuat.
“Anak-anak yang tumbuh di zaman digital ini harus dipahamkan dan diperkenalkan dengan baik agar tidak mendapat efek negatif. Mereka perlu dibekali literasi digital agar terhindar dari dampak buruk internet dan media sosial,” paparnya.
Syahrul juga menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membawa dampak besar bagi dunia pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.
“Salah satu hal yang luar biasa saat ini adalah AI. Apalagi bagi kita yang lahir di masa sebelum teknologi secanggih sekarang. AI ini luar biasa manfaatnya, dan menjadi bagian dari proses regenerasi,” kata Syahrul yang juga aktif mendorong literasi teknologi di daerah pemilihannya di Riau.
Karena itu, ia mengajak para orang tua dan pendidik untuk memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.
“Ini harus kita jadikan momentum bagi orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak agar mereka bisa menjadi generasi masa depan yang lebih baik,” ungkap alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo itu.
Syahrul Aidi mengapresiasi langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menggagas program Sekolah Rakyat sebagai inovasi pendidikan nasional.
“Program ini sangat baik dari Presiden Prabowo. Kami tentu mendukung dan menyampaikan terima kasih karena telah menghadirkan inovasi pendidikan untuk bangsa ini,” pungkasnya.(red)






