PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan belajar mengajar di PKBM Langgeng Ikhlas di Jalan Bhakti No. 29, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: istimewa)

Suasana kegiatan belajar mengajar di PKBM Langgeng Ikhlas di Jalan Bhakti No. 29, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. (Foto: istimewa)

“Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, semangat para pengelola dan tenaga pendidik tetap menjadi penggerak utama keberlangsungan PKBM Langgeng Ikhlas.”

Depok, Mercinews.com – Di tengah masih adanya warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal karena berbagai keterbatasan, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Langgeng Ikhlas di Jalan Bhakti No. 29, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, hadir sebagai ruang belajar tanpa biaya yang memberi harapan baru bagi warga putus sekolah.

Lembaga pendidikan nonformal ini menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin kembali melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.

Sejak berdiri pada 2020, PKBM Langgeng Ikhlas konsisten membuka akses pendidikan gratis bagi warga dari berbagai latar belakang.

Pendiri sekaligus pengelola PKBM Langgeng Ikhlas, Sofa Yunari, mengatakan, lembaga tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih banyaknya masyarakat yang kesulitan mengakses pendidikan formal.

“Banyak warga yang sebenarnya ingin sekolah lagi, tetapi terkendala biaya, usia, dan kondisi lainnya. Karena itu kami berupaya menghadirkan pendidikan yang bisa diakses semua kalangan tanpa biaya,” ujar Sofa dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Sofa menerangkan, PKBM Langgeng Ikhlas menyelenggarakan program pendidikan Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA, serta pelatihan keterampilan.

Baca Juga:  Pendidikan Sambas Berduka, Guru Inspiratif H. Musni Kadri Tutup Usia

“Seluruh proses pendidikan diberikan tanpa pungutan biaya, mulai dari pendaftaran, kegiatan belajar, penyediaan modul, hingga ujian,” katanya.

“Meski tanpa biaya, proses pembelajaran tetap dirancang secara terstruktur dengan menitikberatkan pada pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter peserta didik,” sambungnya.

Menurutnya, pendekatan ini dilakukan agar warga belajar tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menuturkan, suasana belajar di PKBM Langgeng Ikhlas berlangsung secara sederhana namun aktif. Tutor dan warga belajar saling terlibat dalam proses pembelajaran, menciptakan suasana yang akrab dan saling mendukung.

“Alhamdulillah, selama enam tahun berjalan, lembaga ini telah meluluskan sekitar 500 warga belajar dari berbagai usia dan latar belakang sosial,” ucapnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Pendidikan Kunci Wujudkan Kesejahteraan

Ia menyebutkan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa akses pendidikan masih dapat diperluas melalui jalur nonformal, terutama bagi mereka yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal.

“Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, semangat para pengelola dan tenaga pendidik tetap menjadi penggerak utama keberlangsungan PKBM,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi para warga, PKBM Langgeng Ikhlas bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang kedua yang membuka kesempatan untuk memperbaiki masa depan

“Jangan pernah putus asa, ayo lanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita yang sempat tertunda,” ajaknya penuh semangat.(red)

Berita Terkait

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL
KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main
SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen
Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana
Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dimulai, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya
DPR RI dan Komdigi Dorong Penguatan SDM dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital
Deni Maulana, Perjalanan Anak Buruh Tani Menembus Prestasi di UGM
Fikom UMB Edukasi Siswa SMKN 47 Jakarta Jadi Kreator Konten Digital

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:51 WIB

PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:55 WIB

Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB