Jakarta, Mercinews.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko membahas reformasi layanan keimigrasian dengan menyoroti peningkatan pelayanan haji hingga penguatan kawasan perbatasan dalam pertemuan di Kantor Seskab, Jakarta, Selasa (21/4/2026) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Hendarsam Marantoko memaparkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan, termasuk penyederhanaan proses keimigrasian bagi jamaah haji.
Langkah ini ditujukan untuk memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi calon jemaah dalam menjalani tahapan administrasi dan keberangkatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain layanan haji, pembenahan pelayanan di bandara dan pelabuhan juga menjadi perhatian. Peningkatan ini diharapkan mampu menghadirkan sistem layanan yang lebih cepat, praktis, dan efisien, baik bagi warga negara Indonesia maupun warga negara asing yang menggunakan jasa keimigrasian.
Pada saat yang sama, pemerintah juga menaruh fokus pada penguatan fungsi pos lintas batas negara (PLBN).
Perbaikan infrastruktur dan sistem pelayanan di wilayah perbatasan dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas layanan di titik-titik strategis perlintasan antar negara.
Peran imigrasi dinilai semakin vital dalam mengawasi lalu lintas keluar masuk orang. Fungsi ini tidak hanya berkaitan dengan pelayanan publik, tetapi juga menyangkut aspek keamanan dan ketertiban perjalanan lintas negara.
Hendarsam menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus melakukan pembenahan.
Ia menyatakan pihaknya akan berupaya menghadirkan layanan yang lebih maju, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah awal koordinasi antara Seskab dan Ditjen Imigrasi dalam mendorong reformasi layanan publik di sektor keimigrasian secara berkelanjutan.(red)






