Rommy Bantah Mardiono Terpilih Aklamasi sebagai Ketum PPP

Minggu, 28 September 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Romahurmuziy alias Rommy (Foto: istimewa)

Muhammad Romahurmuziy alias Rommy (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy alias Rommy, menyatakan bahwa klaim Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono yang menyatakan dirinya terpilih secara aklamasi dalam Muktamar ke-10 PPP tidak benar.

“Tidak betul Mardiono terpilih, apalagi secara aklamasi,” ujar Rommy dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Baca Juga:  Menko Polkam: Bangkitkan Koperasi, Bangun Ekonomi Desa

Rommy menegaskan bahwa hingga saat ini, proses kepengurusan partai belum menghasilkan keputusan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa mekanisme internal dan prosedur pemilihan partai harus dihormati, karena klaim sepihak dapat menimbulkan kebingungan dan memecah belah internal PPP.

Baca Juga:  PPP Siapkan Illiza Sa’aduddin Djamal untuk Bertarung di Pilkada Aceh 2024

“Berita sekitar pukul 21.22 WIB yang menyebut Mardiono terpilih secara aklamasi adalah palsu, klaim sepihak, dan tidak bertanggung jawab,” tegas Rommy.

Dalam forum Muktamar ke-10 PPP, Mardiono sempat menghadapi penolakan.

“Mardiono sempat diteriaki gagal, diminta mundur, dan PPP disebut perlu perubahan. Tidak masuk akal jika penolakan besar itu berakhir dengan terpilihnya Mardiono secara aklamasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  PPP usulkan Sandiaga jadi bakal cawapres Ganjar 2024

Sebelumnya, Mardiono pada Sabtu (27/9/2025) malam mengumumkan dirinya terpilih sebagai ketua umum PPP periode 2025-2030 melalui aklamasi.

Ia mengklaim sekitar 80 persen peserta muktamar menyetujui langkah cepat itu untuk menyelamatkan jalannya Muktamar yang dinilai dalam situasi darurat.(red)

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Berita Terbaru