PTPN IV PalmCo Uji Serangga Penyerbuk Asal Afrika di Simalungun

Kamis, 16 April 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: PTPN IV PalmCo

Foto: PTPN IV PalmCo

Sumut, Mercinews.com – PTPN IV PalmCo menguji pemanfaatan serangga penyerbuk asal Tanzania, Afrika Timur, di Kebun Marihat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sebagai upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit nasional.

Uji coba ini dilakukan sebagai proyek percontohan untuk menjawab tantangan dalam pembentukan buah atau fruit set yang selama ini belum optimal pada sejumlah perkebunan sawit.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan inovasi berbasis riset diperlukan untuk meningkatkan efisiensi di tengah ketatnya persaingan industri sawit global.

Menurut Jatmiko, proses penyerbukan alami di lapangan tidak selalu berjalan optimal akibat faktor cuaca serta keterbatasan populasi serangga penyerbuk lokal.

“Selama ini penyerbukan masih banyak mengandalkan metode manual. Namun cara tersebut membutuhkan biaya dan tenaga kerja yang cukup besar,” ujar Jatmiko.

Dengan introduksi serangga penyerbuk dari Afrika, perusahaan berupaya mengembalikan proses penyerbukan ke mekanisme alami yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Secara terpisah, SEVP Operation PTPN IV, Rediman Silalahi, menjelaskan bahwa kualitas penyerbukan sangat berpengaruh terhadap pembentukan tandan buah sawit.

Baca Juga:  PTPN IV dan Polda Sumsel Perkuat Sinergi, Fokus Amankan Aset serta Pencurian Sawit

Ia menyebut penyerbukan yang tidak sempurna dapat menyebabkan “buah ompong”, yakni kondisi ketika sebagian buah tidak berkembang secara optimal sehingga menurunkan produktivitas per hektare.

Menurut dia, kehadiran spesies serangga penyerbuk dari Tanzania diharapkan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan penyerbukan dan menghasilkan pembentukan buah yang lebih merata.

Selain berpotensi meningkatkan produksi, inovasi ini juga dinilai dapat menekan biaya operasional yang selama ini digunakan untuk penyerbukan manual.

Baca Juga:  Gen Z Terancam Menganggur, PalmCo Siapkan Solusi Lewat Program Magang

Program di Kebun Marihat ini akan menjadi proyek percontohan yang hasilnya akan dievaluasi untuk pengembangan lebih luas di berbagai wilayah perkebunan sawit di Indonesia.

Program tersebut juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Badan Karantina Indonesia, serta lembaga riset dan asosiasi industri sawit.

Melalui kolaborasi tersebut, inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat aspek keberlanjutan industri sawit nasional di tengah dinamika pasar global.(red)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru