TASIKMALAYA, MERCINEWS.COM – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat, KRA Ir. Tundra Meliala Wartonagoro, MM., GRCE, menerima penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama, sebagai bentuk pengakuan atas peran aktifnya dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui media dan kewirausahaan berbasis budaya.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI oleh Majelis Tritangtu Forum Silaturahmi Sunda Sabuana di kawasan Wisata Alam Geopark Batu Mahpar, Desa Sukamulih, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (18/8).
Tundra Meliala menerima penghargaan dalam kategori Tokoh Media Nasional Pelestari Budaya dan Pakar Kewirausahaan, karena kiprahnya yang dinilai konsisten dalam mengembangkan media sebagai alat pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Pupuhu Utama Karatua Tritangtu, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N.
Dalam sambutannya, Anton Charliyan menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk tanggung jawab moral bagi para penerimanya untuk terus menjaga dan merawat budaya bangsa di tengah arus modernisasi.
“Mereka yang menerima penghargaan ini adalah pribadi-pribadi yang tidak pernah lelah memperjuangkan jati diri bangsa melalui budaya. Di momentum kemerdekaan ini, kita diajak kembali merefleksikan peran penting budaya dalam membentuk karakter nasional,” ujar lulusan Akpol 1994 yang dikenal sebagai budayawan Sunda.
Tundra Meliala sendiri hadir didampingi oleh jajaran pengurus AMKI Pusat, antara lain Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, S.H., Bendahara Umum Dra. Umi Sjarifah, S.H., GRCE, Ketua Bidang Hukum Rukmana, S.H., Ketua Bidang Pendidikan Anita Fitria, S.H., M.H., dan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Iman Handiman beserta anggota Ario Yuniarto, S.H., dan Dicky.
Tundra menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi tersebut. Menurutnya, media memiliki kekuatan besar dalam membentuk kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya.
“Penghargaan ini bukan semata untuk pribadi saya, tapi untuk seluruh insan media yang bekerja menjaga marwah budaya bangsa. AMKI Pusat akan terus mendorong media konvergensi agar berpihak pada pelestarian nilai-nilai lokal, sekaligus mendorong inovasi kewirausahaan berbasis budaya,” ujar Tundra yang juga merupakan Alumni Lemhannas PPRA 51.
Melalui berbagai penghargaan yang diterimanya, Tundra Meliala terus menegaskan komitmennya bahwa pelestarian budaya bukan sekadar tanggung jawab masa lalu, melainkan investasi masa depan bangsa.
Selain Tundra Meliala, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, yang dinilai berjasa dalam bidang seni, sejarah, adat, religi, serta pendidikan berbasis kebudayaan Sunda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P., para tokoh adat dan budaya, perwakilan organisasi masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya upacara.
Diketahui, sebelumnya Tundra Meliala juga memperoleh gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo (KRA) dari Keraton Surakarta sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam dunia kebudayaan dan kewirausahaan di tingkat nasional.(red)






