Jakarta, Mercinews.com – Menjamurnya industri kopi dan sektor hospitality di Indonesia membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Menangkap peluang tersebut, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui entitasnya, PTPN IV PalmCo, menggandeng Pekanbaru Hospitality Institute untuk menggelar pelatihan kompetensi barista bagi 50 pemuda asal Sumatera.
Siaran pers PTPN IV PalmCo yang diterima di Jakarta, Jumat (24/4/2026), menyebutkan bahwa program pemberdayaan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis agar memiliki daya saing, baik untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri di daerah masing-masing.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan individu. Ketika peserta mampu mandiri dan membuka usaha kedai kopi, akan tercipta efek berganda, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga penguatan rantai pasok lokal,” ujar Jatmiko.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menilai sektor gaya hidup dan pelayanan memiliki prospek besar dalam menyerap tenaga kerja.
Menurutnya, industri kopi dan hospitality terus berkembang dan membuka peluang luas bagi generasi muda.
“Hari ini kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri, terampil, dan berdaya saing, seiring pesatnya pertumbuhan industri kopi,” kata Bambang.
Program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Bambang Rusdianto, menyebut pelatihan tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kualitas tenaga kerja.
“Program seperti ini penting karena memberikan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja. Kami berharap peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini secara optimal,” ujarnya.
Dari sisi kurikulum, pelatihan dirancang untuk memenuhi standar industri. Ketua Penyelenggara Pekanbaru Hospitality Institute, Imelda Samsi, menegaskan bahwa peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar, tetapi juga aspek pelayanan dan etika kerja.
“Kami membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh tentang industri hospitality agar siap bekerja maupun berwirausaha,” kata Imelda.
Salah satu peserta, Yuni, pemuda asal Indragiri Hulu, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja sebagai barista atau membuka usaha kopi di daerahnya.
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, PTPN IV PalmCo secara berkelanjutan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Sumatera.
Selain pelatihan barista, perusahaan juga mendampingi pengembangan kelompok pandai besi di Kampar, pemberdayaan perempuan pengolah produk turunan sawit, serta pengembangan sektor peternakan dan budidaya perikanan.(red)






