MER-C Kirim Tim Bantu Korban Banjir lahar Dingin dan Tanah Longsor di Sumbar

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) hari Rabu (15/5) mengirimkan Tim untuk membantu korban banjir lahar dingin Gunung Marapi maupun banjir bandang di tiga wilayah di Padang, Sumatera Barat.

Tim yang berangkat berjumlah empat relawan yang terdiri dari Iis Islamiah (Ketua Tim), dua dokter umum yaitu dr. Asfianti Eka Pratiwi dan dr. Ilham Wahyu, serta satu perawat Rina Hertanti, AMK. Di Padang, Tim akan bergabung dengan relawan lokal MER-C di sana salah satunya adalah dr. Yusri Dianne, SpA(K) yang juga merupakan Pembina MER-C Padang.

Salah satu anggota Tim, dr. Asfianti mengatakan, Tim akan bertugas selama satu pekan untuk menolong para korban serta melakukan assessment untuk memutuskan bantuan lanjutan.

“Keberangkatan Tim ini untuk melakukan assessment di lapangan, guna menentukan apa yang dibutuhkan, baik medis atau perlengkapan dan bantuan lainnya,” kata Asfianti.

“Sekarang kita bawa obat-obatan dasar terlebih dahulu seperti obat diare, gatal-gatal dan batuk-pilek. Karena saat ini yang terjadi adalah bencana banjir, biasanya penyakit yang banyak ditemukan adalah diare dan gatal-gatal, untuk itu kita bawa semua obat-obatnya,” ujarnya.

Terkait pengiriman tim berikutnya, ia mengatakan hal ini akan diputuskan setelah hasil assessment dan arahan dari Presidium MER-C.

Banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024). Banjir dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya aliran sungai yang sebagian besar berhulu di Gunung Marapi.

Banjir diperparah dengan terbawanya material vulkanik dari Gunung Marapi melalui sungai karena hujan lebat di sekitar puncak.

Baca Juga:  MER-C Salurkan Bantuan 2000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza Setiap Hari

Terdapat lima kabupaten/kota di Sumatera Barat yang terdampak banjir lahar, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.

Dikutip dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), data mutakhir berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB hari ini per pukul 18.35 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat 58 orang, sementara korban hilang bertambah dari 27 menjadi 35 orang dalam pencarian.

Selain itu, untuk keluarga terdampak berjumlah 1.543 KK dan 33 orang mengalami luka-luka. Pusdalops dan BPBD setempat masih terus melakukan pengkajian dan pemutakhiran data menyusul masih dilaksanakannya proses pencarian dan evakuasi korban. (*)

Berita Terkait

Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia, Sempat dirawat di RSCM
Akibat Tewasnya Taruna, STIP Jakarta Tahun Ini Tak Terima Mahasiswa Baru
Indonesia dan Tiongkok perdalam kerja sama investasi dan ketenagakerjaan
FPA Demo di Jakarta, Minta Mendagri Copot Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah
Jokowi setuju jangan ada orang Bermasalah di pemerintahan
Wapres Terpilih Gibran soal Orang Toxic: Spesifiknya Siapa? Tanyakan Pak Luhut Saja
MER-C Sayangkan Tindakan Represif Polisi terhadap Mahasiswa di AS
MER-C Indonesia Berangkatkan Tim EMT ke-4 untuk Bertugas di Jalur Gaza
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:03 WIB

Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia, Sempat dirawat di RSCM

Rabu, 15 Mei 2024 - 11:47 WIB

MER-C Kirim Tim Bantu Korban Banjir lahar Dingin dan Tanah Longsor di Sumbar

Jumat, 10 Mei 2024 - 00:45 WIB

Akibat Tewasnya Taruna, STIP Jakarta Tahun Ini Tak Terima Mahasiswa Baru

Rabu, 8 Mei 2024 - 15:33 WIB

Indonesia dan Tiongkok perdalam kerja sama investasi dan ketenagakerjaan

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:00 WIB

FPA Demo di Jakarta, Minta Mendagri Copot Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah

Selasa, 7 Mei 2024 - 12:49 WIB

Jokowi setuju jangan ada orang Bermasalah di pemerintahan

Senin, 6 Mei 2024 - 14:58 WIB

Wapres Terpilih Gibran soal Orang Toxic: Spesifiknya Siapa? Tanyakan Pak Luhut Saja

Minggu, 5 Mei 2024 - 17:57 WIB

MER-C Sayangkan Tindakan Represif Polisi terhadap Mahasiswa di AS

Berita Terbaru