MER-C Indonesia Berangkatkan Tim EMT ke-6 untuk Bertugas ke Jalur Gaza

Rabu, 30 Oktober 2024 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:dok Mer-c

Foto:dok Mer-c

Jakarta, Mercinews.com – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) kembali memberangkatkan Emergency Medical Team (EMT) ke-6 untuk bertugas di Jalur Gaza, Palestina.

Tim EMT MER-C ke-6 ini terdiri dari lima orang relawan yang diberangkatkan dalam dua tahap. Tahap pertama berangkat pada Sabtu (26/10), yaitu Dokter Bedah dr. Faradina Sulistiyani, Sp.B, Dokter Kandungan dr. Regintha Yasmeen, Sp. OG dan satu perawat Nadia Rosi, Amd.Kep.

Dua relawan kemudian berangkat pada hari Selasa (29/10) yaitu Dokter Bedah dr. Taufiq Nugroho, SpB., FINACS. FICS, dan Perawat Kamal Putra Pratama, AMK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua EMT MER-C dr. Arief Rachman, Sp.Rad, saat melepas keberangkatan Tim di Bandara Soekarno-Hatta, di Jakarta, pada Selasa (29/10), mengatakan situasi di Jalur Gaza selama satu bulan terakhir ini semakin memburuk, karena tidak adanya kepastian upaya kemanusiaan yang bisa diterapkan secara efektif di seluruh Jalur Gaza. Namun MER-C berkomitmen akan tetap konsisten mengirimkan tim medis.

Baca Juga:  AS bersiap menangkap Trump dalam kasus pemilu 2016

“Terlepas dari situasi yang berkembang saat ini, MER-C masih konsisten mengirimkan tim medis dalam koridor WHO. Situasi saat ini dengan banyaknya rumah sakit yang terpaksa tidak beroperasi karena keterbatasan dokter, medis dan obat-obatan, kita akan tetap memberikan support, memberikan yang terbaik yang bisa kita berikan,” ujar dr. Arief.

“Kita berharap dengan adanya tim medis di dalam, maka kita bisa mendorong pasokan obat-obatan dan alat kesehatan karena kita berasumsi di dalam masih ada kebutuhan. Kita tidak bisa bayangkan seandainya kemudian tenaga medis sudah tidak ada maka ketika kita mengirimkan barang-barang dari luar akan dipertanyakan untuk apa pemanfaatannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Pos Indonesia Bakal PHK Massal di 2024

Dr. Arief lebih lanjut mengatakan, Tim EMT ke-6 ini akan bertugas selama satu bulan. Namun WHO berharap seluruh tim bisa bekerja lebih panjang setidaknya untuk jangka waktu tiga bulan. MER-C sendiri masih akan melakukan evaluasi lebih lanjut terkait hal ini.

“Kalau situasi memungkinkan dan teman-teman sanggup untuk bekerja tiga bulan, kita akan sangat menghargai dan akan kita upayakan agar kemudian teman-teman bisa bekerja di sana dalam situasi yang aman,” tegasnya.

Terkait penempatan tugas, dr. Arief mengungkap situasinya masih sangat fleksibel tapi berdasarkan informasi yang diterima, Tim EMT ke-6 ini akan bertugas di Gaza Tengah, di Rumah Sakit Lapangan Public Aid Hospital.

Baca Juga:  Mantan Dirjen Pajak Rafael Alun penuhi undangan klarifikasi KPK soal LHKPN

Dr. Arief juga mengatakan saat ini krisis kemanusiaan yang dihadapi jauh lebih berat dibandingkan dengan awal penyerangan tahun lalu. Ia mengingatkan kini krisis yang terjadi tidak hanya menimpa warga Gaza, tapi juga semua pihak termasuk pekerja kemanusiaan di sana dan mungkin saja termasuk relawan MER-C.

“Bismillah kita berharap kepada Allah agar diberi kemudahan, kekuatan dan upaya yang kita berikan kepada saudara-saudara kita di Gaza ini bisa memberikan arti bahwa kemanusiaan itu masih ada,” pungkasnya.

Saat ini tiga relawan yang berangkat pada tahap pertama sudah tiba di Jalur Gaza, dan dua relawan lainya tiba di Amman, Yordania, menunggu approval dari WHO.(*)

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Berita Terbaru