Jakarta, Mercinews.com – Komisi Kejaksaan (Komjak) RI siap menggelar Malam Anugerah “Cahaya Adhyaksa Nusantara” di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi insan Adhyaksa yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, serta kinerja berprestasi di berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Komjak RI, Pujiyono Suwadi, menjelaskan, penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong budaya kerja profesional, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan Kejaksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi insan Adhyaksa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Pujiyono dalam konferensi pers di kantor Komjak RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Pujiyono mengatakan, malam anugerah itu mengusung tema “Cahaya Adhyaksa Nusantara” dengan visi “Transformasi Penegakan Hukum yang Humanis dan Modern”.
Menurutnya, proses penilaian dilakukan Dewan Juri secara objektif, transparan, dan akuntabel melalui evaluasi terhadap kinerja, integritas, inovasi, serta pengabdian para nominator.
“Malam Anugerah Komisi Kejaksaan RI 2026 merupakan puncak rangkaian penilaian yang dilakukan melalui diskusi dan evaluasi mendalam terhadap para nominator,” katanya.
Pujiyono menjelaskan, sejumlah kriteria menjadi dasar penilaian dalam pemberian penghargaan tersebut.
“Antara lain integritas, profesionalisme, inovasi pelayanan, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga kontribusi dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan,” terang Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (FH UNS) itu.
Kategori
Pada penyelenggaraan tahun ini, Komjak RI menetapkan 10 kategori penghargaan yang dibagi dalam tiga sesi penganugerahan.
Kategori tersebut meliputi Kejaksaan Tinggi Tipe A Berprestasi, Kejaksaan Tinggi Tipe B Berprestasi, Kejaksaan Negeri Tipe A Berprestasi, Kejaksaan Negeri Tipe B Berprestasi, Jaksa Eselon IV Berprestasi, serta Jaksa Eselon V atau Jaksa Fungsional Berprestasi.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada ASN non-jaksa pada tingkat Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri.
Komjak RI juga menghadirkan kategori Posthumous, yakni penghargaan bagi insan Adhyaksa yang telah meninggal dunia namun dinilai memiliki jejak pengabdian dan kontribusi bagi institusi Kejaksaan.
Sementara itu, kategori Penghargaan Luar Biasa atau Special Award menjadi anugerah tertinggi yang diberikan kepada insan Adhyaksa dengan kontribusi dan pengabdian yang dinilai berdampak besar terhadap institusi.
Selain itu, aspek pengabdian kepada masyarakat dan kemampuan membangun tata kelola penegakan hukum yang humanis juga menjadi bagian dari indikator penilaian.
Komisioner Komjak RI, Nurokhman, menambahkan, konsep acara dirancang dengan memadukan unsur protokol kenegaraan dan teknologi panggung digital.
Menurutnya, identitas visual acara mengusung warna Emerald Green, Platinum Gold, dan Deep Charcoal dengan elemen grafis “Anyaman Digital” yang merepresentasikan perpaduan kearifan lokal Nusantara dan semangat penegakan hukum modern.
“Kami siap menggelar Malam Anugerah Cahaya Adhyaksa Nusantara, anugerah ini sebagai bentuk apresiasi kepada Korps Adhyaksa,” ujarnya penuh semangat.
Acara tersebut rencananya dihadiri anggota DPR RI, Menkopolkam, Kejagung, pimpinan lembaga penegak hukum, kementerian dan lembaga terkait, akademisi, tokoh masyarakat, perwakilan media nasional, serta para nominator dari berbagai satuan kerja Kejaksaan di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Komjak RI turut memaparkan capaian kinerja Triwulan I tahun 2026 yang mencakup pelaksanaan pengawasan, pemantauan, serta penanganan laporan masyarakat terkait kinerja dan perilaku aparat Kejaksaan.(red)






