Gaji Hakim Naik Drastis! Prabowo: Demi Keadilan, Anggaran TNI-Polri Bisa Dipotong

Jumat, 13 Juni 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, mengumumkan bahwa gaji para hakim akan dinaikkan. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem hukum dan memberi kehidupan layak bagi para penegak keadilan.”

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Presiden RI, Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji hakim secara signifikan hingga 280 persen. Dalam pernyataannya yang mengejutkan, Prabowo menegaskan bahwa demi menjamin keadilan di negeri ini, ia siap memangkas anggaran kementerian lain, termasuk TNI dan Polri, untuk memastikan para hakim mendapatkan penghasilan yang layak.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Pengukuhan Hakim Mahkamah Agung (MA) di Jakarta, Kamis (12/6/2025). Menurutnya, peningkatan kesejahteraan hakim adalah langkah penting dalam memperkuat sistem hukum nasional dan mendorong terciptanya peradilan yang lebih bersih, adil, serta berintegritas.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, mengumumkan bahwa gaji para hakim akan dinaikkan. Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem hukum dan memberi kehidupan layak bagi para penegak keadilan,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Ia menambahkan, jika diperlukan, pemerintah siap merelokasi anggaran dari sektor lain untuk mendukung kebijakan ini. “Kalau perlu anggaran dari kementerian lain saya pangkas. Bahkan anggaran TNI dan Polri bisa saya kurangi, demi gaji hakim yang layak,” tegasnya.

Baca Juga:  Menlu RI Kutuk Serangan 11 Rudal Israel ke Area RS Indonesia di Gaza Utara

Menurut Prabowo, keadilan merupakan fondasi dari negara yang stabil. Tanpa adanya sistem hukum yang adil, ketidakstabilan sosial dan potensi konflik dapat meningkat. Karena itu, investasi dalam kesejahteraan hakim dinilai sebagai langkah strategis demi menjaga ketertiban nasional.

“Negara yang tidak bisa memberikan rasa keadilan kepada rakyatnya pasti tidak stabil. Karena itu, kesejahteraan hakim adalah investasi dalam stabilitas bangsa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, MA secara resmi mengukuhkan 1.451 calon hakim baru dari berbagai lingkungan peradilan. Jumlah tersebut terdiri dari 921 hakim Peradilan Umum, 362 dari Peradilan Agama, 143 dari Peradilan Tata Usaha Negara, dan 25 dari Peradilan Militer.

Baca Juga:  Ajukan PK ke MA, Mintarsih Persoalkan Putusan Sengketa Internal Blue Bird

Dengan pengukuhan ini, jumlah total hakim aktif di Indonesia meningkat menjadi 8.711 orang, dari sebelumnya 7.260. Namun demikian, Ketua MA Sunarto menilai jumlah tersebut masih belum ideal, mengingat jumlah perkara yang ditangani mencapai lebih dari 3 juta kasus sepanjang tahun 2024.

Kebijakan ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto serius membenahi sistem peradilan. Selain diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme para hakim, kenaikan gaji ini juga bertujuan mengurangi godaan terhadap praktik korupsi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan di Indonesia.(rkm)

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB