FEB Usakti Raih Hibah Erasmus untuk Pengembangan Kurikulum Berstandar Internasional

Kamis, 13 November 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand, baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti)

Foto bersama seluruh steering committee dari Project Masudem, Hibah Erasmus di salah satu universitas partner, ICO NIDA University di Bangkok, Thailand, baru-baru ini (Foto: Dok. FEB Usakti)

Bangkok, Mercinews.com – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti (FEB Usakti) berhasil meraih hibah Erasmus: Masudem Grant in Sustainable Development yang didanai oleh Uni Eropa. Program hibah ini berlangsung selama tiga tahun, dari 2023 hingga 2025.

Dekan FEB Usakti, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian, dalam keterangan tertulis dari Bangkok, Thailand, Kamis (13/11/2025), menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya FEB Usakti dalam program bergengsi tersebut.

“Kami bersyukur dan bangga Universitas Trisakti dapat berpartisipasi dalam program Erasmus ini. Ini merupakan kesempatan besar untuk memperkuat kurikulum berstandar internasional di bidang sustainable development,” ujar Prof. Yolanda.

Program hibah Erasmus merupakan inisiatif Uni Eropa yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan keahlian generasi muda, memperkuat pemahaman lintas budaya, serta mendorong kolaborasi antara akademisi dan perguruan tinggi di berbagai negara.

Hibah diberikan oleh konsorsium empat perguruan tinggi di Eropa, yakni Universidad Pablo de Olavide (Spanyol), University of Economics in Bratislava (Slovakia), Mandel University (Republik Ceko), dan Eotvos Lorand University (Hongaria).

Dalam pelaksanaannya, hibah tersebut difokuskan pada pengembangan kurikulum, pelatihan dosen, serta pendampingan pendidikan dan pengajaran bagi enam universitas di Asia Tenggara—tiga di Thailand (SWU, Naresuan University, dan ICO NIDA) serta tiga di Indonesia (UGM, UII, dan Universitas Trisakti).

Baca Juga:  Semangat Baru, Tantangan Baru: Menyambut Resolusi 2026

Prof. Yolanda menjelaskan, melalui program ini, kurikulum sustainable development di FEB Usakti akan diakui secara internasional oleh universitas konsorsium dan dinilai oleh para profesional serta pakar eksternal dari India dan Malaysia.

Setelah tahap persiapan dan asesmen, kegiatan dilanjutkan dengan Steering Committee Meeting yang diselenggarakan di ICO NIDA, Bangkok, pada 10–12 November 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan FEB Usakti, yakni Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian (Dekan), Dr. Husna Leila Yusran (Wakil Dekan I), Prof. Dr. Asep Hermawan (Ketua Proyek), dan Dr. Medina Nilasari, MM (Sekretaris Prodi Magister Manajemen).

Baca Juga:  Izwan El Jaman: Negara Harus Ambil Alih Jika Keluarga Gagal Mendidik Anak

Pertemuan itu membahas koordinasi pelaporan pelaksanaan program, evaluasi kemajuan, serta pengukuran ketercapaian tujuan hibah Erasmus.

Hibah Erasmus dinilai memberikan manfaat besar bagi perguruan tinggi di Indonesia, termasuk dalam pengembangan program magister baru yang terakreditasi, peningkatan kualitas kurikulum berkelanjutan, transfer knowledge dari universitas Eropa, serta perluasan jaringan internasional bagi dosen dan tenaga kependidikan.(red)

Berita Terkait

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL
PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah
KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main
SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen
Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana
Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dimulai, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya
DPR RI dan Komdigi Dorong Penguatan SDM dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital
Deni Maulana, Perjalanan Anak Buruh Tani Menembus Prestasi di UGM

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:51 WIB

PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:55 WIB

Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana

Berita Terbaru