Didaulat Jadi Direktur UKW PWI Pusat, Ini Profil Aat Surya Safaat

Selasa, 16 September 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aat Surya Safaat (ketiga dari kiri) bersalaman dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat sekaligus peraih Nobel Perdamaian, Henry Kissinger (kanan) di New York, 1994. (Dok Pribadi

Aat Surya Safaat (ketiga dari kiri) bersalaman dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat sekaligus peraih Nobel Perdamaian, Henry Kissinger (kanan) di New York, 1994. (Dok Pribadi

“Amanah ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Uji kompetensi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pers Indonesia.”

Jakarta, Mercinews.com – Wartawan senior Aat Surya Safaat resmi didaulat sebagai Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030. Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam rapat koordinasi di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Aat Surya Safaat didampingi oleh Eko Pamuji sebagai Wakil Direktur UKW. Keduanya dipercaya memperkuat pelaksanaan uji kompetensi wartawan yang profesional, kredibel, dan berintegritas di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengangkatan ini bukan hanya bentuk kepercayaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas profesi wartawan melalui uji kompetensi yang objektif dan bermartabat,” kata Akhmad Munir.

Baca Juga:  Prof. Harris Arthur Hedar: Sekolah Rakyat Presiden Prabowo Pilar Pembangunan SDM

Aat Surya Safaat bukan sosok baru di dunia jurnalistik. Kariernya telah ditempa selama lebih dari tiga dekade, baik di level nasional maupun internasional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA pada 2016, serta dipercaya menjadi Kepala Biro LKBN ANTARA di New York pada periode 1993-1998.

Selain itu, Aat juga dikenal sebagai penulis aktif dan pembicara dalam berbagai pelatihan publik, mulai dari public speaking hingga creative writing. Kiprahnya membuat ia sering diundang menjadi narasumber, moderator, dan mentor di berbagai seminar nasional.

Pria kelahiran Pandeglang, Banten, ini merupakan alumnus Hubungan Internasional Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman profesional yang panjang, Aat dinilai memiliki kapasitas dan integritas untuk memimpin UKW PWI Pusat.

Baca Juga:  Cindra Alami Gangguan Kesehatan Usai seminggu Hubungan Badan dengan Hasyim

Komitmen Jaga Marwah Profesi

Menanggapi amanah barunya, Aat menyampaikan terima kasih kepada PWI Pusat dan seluruh insan pers yang telah memberikan kepercayaan. Ia menegaskan bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam menjaga marwah profesi wartawan di tengah tantangan era digital.

“Amanah ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Uji kompetensi harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pers Indonesia,” ajarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Aat juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus pusat, PWI daerah, dan lembaga penguji lainnya. Menurutnya, sinergi tersebut akan memastikan pelaksanaan UKW berlangsung berkesinambungan dan mampu menjangkau wartawan hingga pelosok daerah.

Baca Juga:  Tito Karnavian ungkap pasokan senjata KKB Papua dari Filipina, Papua Nugini, dan Ambon

Dengan pengalaman luas dan jaringan yang kuat, alumnus Hubungan Internasional Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu dinilai mampu membawa pelaksanaan UKW PWI Pusat ke tingkat yang lebih profesional, sehingga pers Indonesia semakin berkualitas dan berintegritas.

Aktif di Berbagai Organisasi

Selain kiprah jurnalistiknya, Aat Surya Safaat juga aktif di berbagai organisasi. Ia kini menjabat sebagai Penasihat Forum Akademisi Indonesia (FAI) serta kerap terlibat dalam kegiatan akademik dan sosial kemasyarakatan.

Terbaru, ia tampil sebagai moderator dalam Seminar Hukum bertema Implikasi Tindak Korupsi terhadap Hukum dan Ekonomi yang digelar dalam rangka HUT ke-10 Media Sudut Pandang pada Sabtu (6/9/2025) lalu.(red)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB