Demo Kantor KPU, Mahasiswa dan Msyarakat Bersuara Keras Soal ini

Jumat, 23 Agustus 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlokasi di jalan Imam Bonjol,

kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlokasi di jalan Imam Bonjol,

Jakarta, Mercinews.com – Para mahasiswa kembali turun ke jalan dimana hari ini mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berlokasi di jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024).

Msyarakat yang datang berasal dari sejumlah ormas dan kalangan buruh yang datang secara organik.

Namun para mahasiswa enggan ketinggalan dengan mendatangi KPU menyuarakan tuntutannya pada hari ini, Jumat. Beberapa elemen yang hadir diantaranya adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan dominan warna hijau, mahasiswa Universitas Mercu Buana dengan jaket merah serta Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta dengan jaket ungu.

“Kami hanya tunduk pada konstitusi, hari ini PB HMI datang ke gedung KPU dengan tema jihad konstitusi. Kehadiran kami HMI ingin mengetuk hati para senior kami agar PKPU segera dikeluarkan terkait keputusan MK, semua rakyat bersepakat hari ini semua ulah rezim Jokowi, rezim tukang kayu yang sok-soan berkuasa di republik ini,” teriak perwakilan HMI dalam aksi ini.

Baca Juga:  Ketua Peradi SAI Jakarta Barat Serukan Persatuan dan Kedamaian Bangsa

“Dalam sejarah republik ini baru kali ini pembangkangan kepada mahkamah konstitusi, kalau terjadi pembangkangan pada putusan pengadilan maka kepada siapa lagi kita berharap? Lalu apa yang dilakukan? Hanya pembangkangan sipil! Ini bukan kata-kata semata, di dalam ada senior-senior HMI,” tegas perwakilan HMI dalam orasi.

Baca Juga:  Burnout Nakes Kian Mengkhawatirkan, Hadi Filino: Mereka Bukan Mesin

Bukan hanya HMI, mahasiswa lain pun geram dengan berbagai kebijakan yang keluar dari pemerintah lembaga eksekutif dan legislatif.

“Hari ini gerakan mahasiswa, buruh dibungkam diintimidasi dipenjarakan, diinjak bahkan dikubur dalam tahanan kawan-kawan. Itu gila hari ini kekuasaan tidak berpihak lagi pada rakyat, hidup mahasiswa, hidup rakyat,” tegas orasi mahasiswa lainnya.

(m/c)

Berita Terkait

Laporan Setahun Belum Jelas, Kuasa Hukum Hedy Soewito Minta Perlindungan Hukum Kapolri
MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:21 WIB

Laporan Setahun Belum Jelas, Kuasa Hukum Hedy Soewito Minta Perlindungan Hukum Kapolri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Berita Terbaru