Pekanbaru, Mercinews.com – Penutupan rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 menegaskan komitmen PTPN IV PalmCo dalam memperkuat ekosistem kerja yang aman dan berkelanjutan.
Komitmen itu tercermin dari kepercayaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang menunjuk perusahaan sebagai tuan rumah Puncak Apel Bulan K3 Nasional tingkat Provinsi Riau, Rabu (4/2/2026).
Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, dalam siaran pers, Senin (23/2/2026) mengatakan, penunjukan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Jatmiko, hal itu merepresentasikan komitmen perusahaan untuk terus mengevaluasi, berinovasi, dan mempercepat penguatan budaya kerja aman di seluruh rantai operasional, dari hulu hingga hilir.
Sebagai wujud konsistensi pengawasan, PTPN IV PalmCo mencatat lebih dari 23 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal hingga Januari 2026. Capaian ini, kata Jatmiko, merupakan hasil penerapan sistem K3 yang ketat dan disiplin.
“Keselamatan jiwa dan kesehatan seluruh insan perusahaan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. Pencapaian ini menjadi pijakan, tetapi upaya menuju zero accident membutuhkan konsistensi berkelanjutan dan perbaikan terus-menerus,” ujar Jatmiko.
Ke depan, PTPN IV PalmCo menyiapkan strategi mitigasi berbasis langkah preventif dan proaktif secara nasional. Strategi tersebut meliputi optimalisasi digitalisasi pemantauan potensi bahaya secara real time di kebun dan pabrik, peningkatan sertifikasi serta kapasitas sumber daya manusia, dan pengetatan standar operasional prosedur pada area berisiko tinggi.
“Sinergi yang terbangun di Riau menjadi cerminan langkah nasional kami. Kami akan terus menggandeng pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperkuat audit K3 agar prinsip zero accident benar-benar menjadi karakter operasional perusahaan,” kata Jatmiko.
Komitmen lintas sektor itu tampak pada pelaksanaan apel puncak Bulan K3 yang dipusatkan di Kantor Regional PTPN IV Regional III, Pekanbaru.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilan pimpinan perusahaan.
Bukan Sekadar Kewajiban Administratif
Dalam amanatnya, Syahrial menegaskan keselamatan kerja merupakan fondasi keberlanjutan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi sumber daya manusia dan menjaga keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi PTPN IV PalmCo sebagai tuan rumah peringatan Bulan K3 tingkat Provinsi Riau. Menurut Syahrial, kepercayaan tersebut mencerminkan konsistensi penerapan K3 di sektor perkebunan yang memiliki tingkat risiko kerja relatif tinggi.
Tantangan industri ke depan, kata dia, menuntut kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.
Senada, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menegaskan kesiapan jajarannya memastikan kebijakan keselamatan dari kantor pusat berjalan efektif di lapangan.
“K3 adalah prioritas utama. Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan mendorong kinerja yang optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.(red)






