AWK Resmikan ADWITI, Dorong Bali Jadi Pusat Wisata Spiritual Berbasis Ekonomi Rakyat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Selasa (2/6/2026).(Foto: Dok. ADWITI)

Peluncuran Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Selasa (2/6/2026).(Foto: Dok. ADWITI)

Denpasar, Mercinews.com – Anggota DPD RI, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, (AWK), menegaskan kehadiran Asosiasi Dharma Wisata dan Tirta Yatra Indonesia (ADWITI) menjadi momentum baru dalam pengembangan wisata spiritual di Bali yang diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

ADWITI resmi diresmikan di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Selasa (2/6/2026). Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat ekosistem dharma wisata dan tirta yatra melalui sistem yang terintegrasi, profesional, dan berpihak kepada pelaku usaha lokal.

AWK yang juga dipercaya sebagai Dewan Kehormatan ADWITI menuturkan, pengembangan wisata spiritual harus menjadi sarana memperluas peluang ekonomi masyarakat Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berbagai aktivitas wisata seperti study tour, dharma wisata, hingga tirta yatra perlu dirancang agar manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM, transportasi, akomodasi, katering, hingga usaha oleh-oleh.

Baca Juga:  Permudah Akses Masyarakat, Imigrasi Denpasar Buka Layanan di Plaza Renon 

“Yang penting ekonomi berjalan. Kita cari celah untuk menghidupi masyarakat kita. Jangan sampai peluang ekonomi justru diambil pihak luar, sementara pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton,” ujar AWK.

Ia menilai Bali memiliki potensi besar untuk memperkuat wisata berbasis spiritual dan budaya. Dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat, kata dia, juga diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan sektor usaha yang terlibat dalam ekosistem tersebut.

Selain itu, AWK mendorong penguatan program perjalanan spiritual umat Hindu, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Menurutnya, Bali berpeluang menjadi pusat perjalanan spiritual umat Hindu Indonesia menuju berbagai destinasi suci dunia seperti India, Nepal, hingga Tibet.

“Kalau umat lain memiliki program perjalanan spiritual ke tempat-tempat suci mereka, Bali juga harus mampu menjadi pusat perjalanan spiritual Hindu ke India, Nepal, Tibet, maupun destinasi sakral lainnya. Tugas saya adalah melakukan pendekatan dan memperjuangkan regulasinya,” katanya.

Baca Juga:  Begini Jawaban Ridwan Kamil, Diminta Bekukan Izin Ponpes Al Zaytun Indramayu

Pembangunan Fondasi

Sementara itu, Ketua ADWITI Surya Dharma, menyatakan bahwa tahap awal organisasi akan difokuskan pada pembangunan fondasi melalui standarisasi layanan.

Langkah tersebut mencakup penataan seluruh rantai layanan, mulai dari transportasi, katering, destinasi wisata, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pemandu wisata.

“Kami ingin memastikan seluruh layanan memiliki standar kualitas yang jelas. Bus yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan, guide harus memiliki kompetensi dan tata krama pelayanan yang baik, serta seluruh pelaku usaha wajib memiliki legalitas yang lengkap,” ujarnya.

ADWITI juga akan melakukan kurasi dan seleksi terhadap para anggotanya untuk memastikan kualitas layanan serta keamanan perjalanan.

Baca Juga:  Luhut Pandjaitan: Bali tidak butuh turis nakal

Menurut Surya, langkah ini penting untuk menjawab berbagai tantangan dalam penyelenggaraan wisata edukasi maupun spiritual.

Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti study tour, dharma wisata, dan tirta yatra tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan wisata, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Study tour hanyalah kendaraan. Yang paling penting adalah bagaimana perputaran ekonominya masuk ke Bali dan dinikmati masyarakat lokal,” kata Surya.

Ia menambahkan, meski sektor ini sempat menghadapi berbagai tantangan, minat masyarakat terhadap kegiatan wisata spiritual dan edukatif masih tetap tinggi.

“Dengan berdirinya ADWITI, Bali diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat wisata spiritual nasional yang tidak hanya menjaga nilai budaya dan keagamaan, tetapi juga memperkuat UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” harapnya.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB