TNI Lanjutkan Program Pembangunan 40 Titik Air Bersih di Dayah Aceh

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolonel Inf Ali Imran, meninjau pengeboran sumur bor di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Gampong Lhok Mon Puteh Kota Lhokseumawe

Kolonel Inf Ali Imran, meninjau pengeboran sumur bor di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Gampong Lhok Mon Puteh Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe, Mercinews.com -Komandan Korem (Danrem) Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, meninjau pengeboran sumur bor di Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Gampong Lhok Mon Puteh-Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kegiatan dalam upaya terus meningkatkan akses terhadap air bersih ini merupakan bagian dari program pembangunan 40 titik air bersih yang dicanangkan di wilayah Korem Lilawangsa.

“Kami memulai pengeboran ini sebagai respons terhadap keluhan dari Pesantren/Dayah Darul Ulum yang dipimpin oleh Abati, di mana hampir seribu santri mereka mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ujar Kolonel Ali Imran, didampingi Komandan Kodim (Dandim) Aceh Utara Letkol Kav Makhyar, Selasa (28/5/2024).

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif ‘Kasad air untuk rakyat’ oleh Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, melibatkan kolaborasi antara Korem Lilawangsa, Kodim Aceh Utara, dan BPMA Aceh. Tujuannya untuk membantu mengatasi kesulitan air yang dihadapi oleh masyarakat serta para santri.

“Setelah berhasil di Dayah Darul Ulum, kami akan melanjutkan pengeboran di Pesantren Abu Hasballah Keutapang, Nisam, Aceh Utara,” tambah Danrem, menekankan komitmen TNI AD dalam mengatasi krisis air bersih di berbagai daerah.

Baca Juga:  Warga Pidie hilang saat memancing ikan di laut Aceh Jaya

Ali Imran juga menyinggung masalah air kuning yang saat ini ditemukan di bak penampungan, yang mengganggu kegiatan sehari-hari termasuk mencuci pakaian. “Dengan adanya air bersih ini, kami harap santri dapat menjaga kebersihan dan kesehatan lebih baik, sehingga mereka bisa khusyuk dalam beribadah dan belajar,” ungkapnya.

Pimpinan Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, Tgk. H. Abubakar Ismail (Abati), menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Selama hampir 26 tahun, kami berjuang dengan masalah air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat sekitar, memudahkan dalam beribadah dan aktivitas sehari-hari,” jelas Abati.

Baca Juga:  Mahmoud Abbas mengutuk pembunuhan pemimpin Hamas dan tindakan pengecut

Inisiatif ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi kondisi hidup para santri dan masyarakat sekitar Dayah Darul Ulum Al-Munawwarah, serta menginspirasi lebih banyak lagi upaya serupa di wilayah lain di Aceh. (mc)

Penulis : Safrina

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB