Terjadi Perang saudara di Sudan, Rusia minta agar warganya tinggal di rumah

Sabtu, 15 April 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudan, Mercinews.com – Bentrokan dimulai setelah pasukan reaksi cepat Sudan menuduh tentara reguler negara itu menyerang pangkalannya di Khartoum;

Perwakilan tentara Sudan membenarkan serangan tersebut dan menekankan bahwa serangan tersebut merupakan tanggapan atas serangan pasukan khusus terhadap tentara reguler di sejumlah distrik ibu kota.

Baca Juga:  Donald Trump Diprediksi Menang Telak Pilpres Amerika 2024

Dalam seruan khusus kepada warga negara, komando RRF meminta mereka untuk bergabung melawan tentara,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

bandara di Khartoum dan Merov, Sudan

Pasukan khusus menguasai bandara di Khartoum dan Merov, kediaman komandan tentara negara dan istana presiden.

Baca Juga:  Wagner Grup Pengkhianat, Putin Bersumpah akan Menghukum para pengkhianat

Sebagai tanggapan, tentara Sudan menyerang markas pasukan khusus di Khartoum, menggunakan jet tempur, helikopter serang, dan kendaraan lapis baja berat.

Akibat bentrokan tersebut, puluhan warga sipil terluka, dibawa ke rumah sakit,

Baca Juga:  Terobos Lampu Merah Menteri Garis Keras Israel Celaka dan dilarikan Ke RS

Dan Kedutaan Besar Federasi Rusia di Sudan merekomendasikan agar warga Rusia tinggal di rumah dan tidak mendekati jendela karena situasi yang tidak stabil,

Moskow meminta para pihak untuk beralih dari konfrontasi ke negosiasi sesegera mungkin.

[m/c]

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru