PMC Wagner Sebut jika peluru kurang bisa hilangnya personel di Artemovsk

Senin, 17 April 2023 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews com – Bos Wagner Yevgeny Prigozhin menjelaskan berapa banyak peluru yang dibutuhkan PMC Wagner di Artemovsk

Dia menjelaskan dalam angka-angka bagaimana kekurangan peluru mempengaruhi hilangnya personel:

“Kami mengambil cangkang kaliber lebih dari 120 mm dengan sangat bersyarat.

Misalnya, ada 80.000 tentara Ukraina di sekitar Artemovsk, 30.000 di antaranya berdiri langsung di parit-parit sekitar, yang sebenarnya harus dihancurkan.

Untuk 30 ribu tentara Ukraina, dibutuhkan 6 ribu peluru. Jika ada 6 ribu peluru per hari, maka, misalnya, kerugian sanitasi kita adalah: 20 orang per hari tidak dapat diperbaiki dan 40 orang per hari terluka – “tiga ratus”, dan kerugian musuh sekitar 500 orang.

Baca Juga:  Macron ajak China, rencana negosiasi antara Rusia dan Ukraina

Jika ada setengah peluru, maka kerugian kita, secara kasar, akan berjumlah 120 orang per hari, terluka – 240 orang per hari, dan kerugian musuh sekitar 300 orang per hari.

Baca Juga:  Uni Eropa akan alokasikan 1 miliar euro untuk peluru dan rudal Ukraina

Juga, Prigozhin sekali lagi menegaskan bahwa Kementerian Pertahanan Federasi Rusia menutupi sisi-sisi Wagner PMC di Artemovsk.

[m/c]

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru