Pengadilan Kriminal Internasional keluarkan surat perintah Tangkap Putin

Jumat, 17 Maret 2023 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Ukraina mengatakan keputusan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin hanya langkah awal memulihkan keadilan atas invasi Rusia. Ukraina memuji keputusan tersebut.

“Majelis Den Haag dari Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk  President Vladimir Putin, Ini baru permulaan,” kata Kepala Staf Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak dilansir AFP, Jumat (17/3/2023).

Jaksa Agung Ukraina memuji keputusan Pengadilan Kriminal Internasional yang menerbitkan surat perintah penangkapan Putin.

Dia mengatakan dunia memahami bahwa rezim Putin adalah kriminal.

Dunia menerima sinyal bahwa rezim Rusia adalah kriminal dan kepemimpinan serta antek-anteknya akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Jaksa Agung Ukraina Andriy Kostin.

“Ini adalah keputusan bersejarah bagi Ukraina dan seluruh sistem hukum internasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Filipina Ditembak Mati di Rumahnya, 5 Warga Juga Tewas

Pengadilan Kriminal Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin dituduh bertanggung jawab atas kejahatan perang.

Dilansir BBC, Jumat (17/3), ICC menuduh Putin bertanggung jawab atas kejahatan perang. ICC menilai kejahatan itu termasuk deportasi anak-anak secara tidak sah dari Ukraina ke Rusia.

ICC menyatakan Kejahatan itu dilakukan di Ukraina sejak 24 Februari 2022 – ketika Rusia meluncurkan invasi besar-besaran. Moskow telah membantah tuduhan kejahatan perang selama invasi.

Baca Juga:  Putin Akan Bidikkan Rudal Nuklir ke Inggris, Jerman, AS Jika Menang perang di Ukraina

Invasi Rusia ke Ukraina masih terus berlangsung. Peperangan terus pecah di berbagai kota di Ukraina.

Amerika Serikat dan sekutu baratnya terus memberi dukungan dana dan senjata kepada Ukraina. AS dkk juga telah menjatuhkan berbagai sanksi kepada Rusia.

(m/c)

Berita Terkait

Dunia tidak bisa membiarkan Lebanon menjadi Gaza ke dua, kata Guterres
Prancis akan dukung Militer Lebanon dalam misi keamanan di perbatasan selatan
Ukraina dapat menyerang Rusia di mana saja, tidak hanya di wilayah Kharkov
Kim Jong-un berikan anjing pemburu kepada Putin, belum ada di Rusia
Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua
Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 00:07 WIB

Dunia tidak bisa membiarkan Lebanon menjadi Gaza ke dua, kata Guterres

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:30 WIB

Prancis akan dukung Militer Lebanon dalam misi keamanan di perbatasan selatan

Kamis, 20 Juni 2024 - 22:37 WIB

Kim Jong-un berikan anjing pemburu kepada Putin, belum ada di Rusia

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:39 WIB

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:31 WIB

Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Berita Terbaru

Austria Unggul 3-1 atas Polandia/ Foto: X Euro2024

Olahraga

Hasil Euro 2024, Austria Unggul 3-1 atas Polandia

Sabtu, 22 Jun 2024 - 00:55 WIB

Slovakia Vs Ukraina / Foto: X euro2024

Olahraga

Hasil Euro 2024, Ukraina Kalahkan Slovakia 2-1

Jumat, 21 Jun 2024 - 23:07 WIB