Putin: Rusia perlu memulai produksi rudal nuklir jarak menengah dan pendek

Sabtu, 29 Juni 2024 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin

Presiden Rusia Vladimir Putin

Moskow, Mercinews.com – Presiden Vladimir Putin mengadakan pertemuan operasional dengan anggota tetap Dewan Keamanan.

Pertemuan tersebut membahas masalah langkah lebih lanjut yang diambil Federasi Rusia mengenai moratorium sepihak terhadap penyebaran rudal berbasis darat jarak menengah dan pendek.

Rusia harus menanggapi tindakan Amerika Serikat, dan tampaknya perlu untuk memulai produksi rudal nuklir jarak menengah dan pendek sebut Vladimir Putin jumat 28/6) di Kremlin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan (melalui konferensi video). FOTO: Kremlin

Presiden menambahkan, Amerika Serikat saat ini tidak hanya memproduksi rudal INF, tetapi juga mengirimkannya ke Eropa.

Baca Juga:  PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog

Juga tidak jelas apakah Amerika Serikat memindahkan rudal jarak menengah dan pendek dari Filipina, tempat rudal tersebut sebelumnya dikirim untuk latihan.

“Seperti yang Anda ketahui, beberapa tahun yang lalu Amerika Serikat, dengan dalih yang tidak masuk akal, menarik diri dari Perjanjian ini dan mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi sistem rudal semacam itu.

Kami mengumumkan pada tahun 2019 bahwa kami tidak akan memproduksi rudal-rudal ini, dan tidak akan menyebarkannya sampai Amerika Serikat menerapkan sistem ini di beberapa wilayah di dunia.

Saat ini diketahui bahwa Amerika Serikat tidak hanya memproduksi sistem rudal tersebut, namun telah membawanya ke Eropa untuk latihan, ke Denmark.

Baca Juga:  ICC akan mengeluarkan surat perintah penangkapan Netanyahu dalam 10 hari

Mereka baru saja diumumkan berada di Filipina. Tidak diketahui apakah mereka memindahkan rudal-rudal tersebut dari sana atau tidak.

Bagaimanapun, kita perlu bereaksi terhadap hal ini dan mengambil keputusan tentang apa yang harus kita lakukan selanjutnya dalam bidang ini.

Rupanya, kita perlu mulai memproduksi sistem serangan ini dan kemudian, berdasarkan situasi aktual, membuat keputusan tentang di mana, jika perlu untuk menjamin keamanan kita, untuk menempatkannya,” kata presiden Putin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri Mikhail Mishustin, Ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin, Kepala Administrasi Kepresidenan Anton Vaino, Pembantu Presiden Nikolai Patrushev, Menteri Pertahanan Andrei Belousov, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Direktur Dinas Keamanan Federal Alexander Bortnikov, Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Sergei Naryshkin , Perwakilan Khusus Presiden untuk masalah lingkungan, ekologi dan transportasi Sergei Ivanov.

Baca Juga:  Hizbullah Menyerang Puluhan Roket saat Israel Gempur Rafah

Oleh karena itu, saya meminta Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan untuk berbicara mengenai topik ini. Mari kita mulai bekerja. Tolong, Sergey Viktorovich, Anda punya kesempatan.

lapor Kremlin

(m/ci)

Sumber Berita : Iz.Ru

Berita Terkait

Ledakan dekat Konsulat AS di Israel, 1 orang tewas dan 7 luka-luka
Gempa bumi berkekuatan 7,3 terjadi di Chili
China hentikan perundingan dengan AS pengendalian senjata nuklir
Orban: konflik militer akan meningkat secara radikal di Ukraina dalam waktu dekat
Ursula von der Leyen terpilih kembali sebagai ketua Komisi Eropa
Polisi Prancis dilarang mengunyah permen karet selama Olimpiade
Perban di telinga kanan menjadi tren baru, para pendukung Trump
Lapangan terbang militer Rusia harus dihancurkan kata Zelensky

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:25 WIB

Ledakan dekat Konsulat AS di Israel, 1 orang tewas dan 7 luka-luka

Jumat, 19 Juli 2024 - 12:22 WIB

Gempa bumi berkekuatan 7,3 terjadi di Chili

Jumat, 19 Juli 2024 - 02:11 WIB

China hentikan perundingan dengan AS pengendalian senjata nuklir

Jumat, 19 Juli 2024 - 01:09 WIB

Orban: konflik militer akan meningkat secara radikal di Ukraina dalam waktu dekat

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:49 WIB

Ursula von der Leyen terpilih kembali sebagai ketua Komisi Eropa

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB

Jokowi mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (18/7/3024) dini hari/ (Mercinews/Pemerintah Aceh)

Aceh

Usai kunker ke UEA, Jokowi transit sejenak di Aceh

Jumat, 19 Jul 2024 - 15:39 WIB