Pembangunan Huntara dan Huntap Batangtoru Kian Mantap, BenihBaik Apresiasi Peran Pemkab Tapsel-PTPN IV

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan Founder BenihBaik.com, Andi F. Noya, meninjau langsung progres pembangunan huntap di Batangtoru.(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan Founder BenihBaik.com, Andi F. Noya, meninjau langsung progres pembangunan huntap di Batangtoru.(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

“Huntap dan huntara ini adalah simbol kebangkitan bersama. Setelah warga menempati hunian baru, kami juga menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar masyarakat dapat kembali mandiri dan produktif.”

Tapsel, Mercinews.com – Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara kian menunjukkan kemajuan signifikan. Progres tersebut mendapat apresiasi dari BenihBaik.com atas sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan dan PTPN IV PalmCo dalam menghadirkan solusi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.

Siaran pers PTPN IV PalmCo, Jumat (30/1/2026) menyebutkan, Founder BenihBaik.com Andi F. Noya menilai pendekatan yang dilakukan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi dirancang sebagai fondasi kehidupan jangka panjang bagi masyarakat terdampak. Hal itu disampaikan Andi saat meninjau langsung lokasi pembangunan huntap di Batangtoru, awal pekan lalu.

“Yang dibangun di sini bukan sekadar hunian sementara, melainkan ruang hidup yang bermartabat. Pendekatan seperti ini layak menjadi rujukan penanganan pascabencana secara terpadu,” ujar Andi.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa. Rombongan meninjau kawasan pembangunan huntap yang berlokasi di Kebun Hapesong, lahan perkebunan negara yang dialokasikan PTPN IV untuk relokasi warga terdampak bencana.

30 hektare

PTPN IV PalmCo menyediakan sekitar 30 hektare lahan di sejumlah titik strategis di Batangtoru untuk mendukung pembangunan huntap dan huntara. Salah satunya berada di Afdeling II Kebun Hapesong dengan luas sekitar lima hektare, yang tengah dibangun 227 unit huntap bagi warga Desa Hapesong Baru dan Batu Godang. Hingga akhir Januari 2026, progres pembangunan di kawasan tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Kawasan hunian tersebut dirancang sebagai lingkungan terpadu yang dilengkapi fasilitas pendukung, seperti masjid, balai desa, dan lapangan olahraga. Sementara itu, di Afdeling I Kebun Hapesong, PTPN IV juga menyiapkan lahan seluas lima hektare sebagai zona huntara untuk menampung warga selama masa transisi sebelum menempati hunian tetap.

Baca Juga:  Waspada ‘El Nino Godzilla’, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengatakan, dukungan penyediaan lahan dari PTPN IV menjadi faktor penting dalam percepatan relokasi warga dari kawasan rawan bencana. Menurut dia, kolaborasi lintas sektor memungkinkan proses pemulihan berjalan lebih terencana dan terukur.

“Kami mendorong percepatan pembangunan agar warga segera keluar dari pengungsian. Dukungan PTPN IV sangat signifikan, mulai dari pemanfaatan rumah dinas untuk pengungsian awal hingga penyediaan lahan permanen bagi huntap,” kata Gus Irawan.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian kepada warga terdampak setiap bulan guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar selama proses pembangunan berlangsung. Kontrak pembangunan huntap ditargetkan rampung pada April 2026, meski pemerintah daerah terus berupaya mendorong penyelesaian lebih cepat.

Baca Juga:  Puluhan Alat Berat Dikerahkan, PalmCo Dukung Pemulihan Pascabanjir di Madina dan Aceh Tamiang

Pemulihan Sosial dan Ekonomi

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan, komitmen perusahaan tidak berhenti pada pembangunan hunian dan penyediaan lahan. Pemulihan sosial dan ekonomi warga, menurutnya, menjadi bagian penting dari agenda pascarelokasi.

“Huntap dan huntara ini adalah simbol kebangkitan bersama. Setelah warga menempati hunian baru, kami juga menyiapkan program pemberdayaan dan pembinaan ekonomi agar masyarakat dapat kembali mandiri dan produktif,” ujar Jatmiko.

Sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan elemen masyarakat sipil tersebut dinilai memberi harapan baru bagi penyintas bencana di Batangtoru. Bagi BenihBaik.com, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara lebih manusiawi, terencana, dan berkelanjutan bukan sekadar respons darurat, melainkan investasi sosial bagi masa depan warga.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB